PERKEMBANGAN INTERAKSI SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL MELALUI PERMAINAN CONGKLAK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN

  • Siti Nurhayati Universitas Islam Riau
  • Melwany May Pratama Universitas Islam Riau
  • Ida Windi Wahyuni Universitas Islam Riau
Keywords: Development, Social Interaction, Social Emotional, Congklak Games, Children

Abstract

The ability to behave socially needs to be educated since children are still small. Hampered social development of children from childhood will cause difficulties for children in developing themselves in the future. Efforts to help the social development of children, there should be cooperation between parents and teachers. In the social development of children, the interactions caused by the people around them will have a strong influence on the formation of children's emotional social behaviors. The purpose of this study was to determine the effect of traditional Congklak games on social interaction in enhancing the emotional social abilities of children aged 5-6 years in RA Al-Kautsar Pekanbaru. The method used in this study is a qualitative method with a descriptive approach, the researcher wants to describe factually and objectively the facts in the field. The results showed that the activities of playing congklak affect the social interaction of early childhood in RA Al-Kautsar Pekanbaru. This is evident from the pre-test scores carried out showing an average of 58.3% of children who still need help. After the researchers took action by showing the ways and rules of playing congklak to obtain the post-test results of 2.75% of children who need help.

Abstrak

Kemampuan berperilaku sosial perlu dididik sejak anak masih kecil. Terhambatnya perkembangan sosial anak sejak kecil akan menimbulkan kesulitan bagi anak dalam mengembangkan dirinya di kemudian hari. Upaya untuk membantu pengembangan sosial anak, selayaknya ada kerjasama antara orang tua dan guru. Dalam perkembangan sosial anak, interaksi yang ditimbulkan dengan orang-orang di sekitarnya akan memberikan pengaruh yang kuat bagi pembentukan perilaku-perilaku sosial emosional anak. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh permainan tradisional congklak terhadap interaksi sosial dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia 5-6 tahun di RA Al-Kautsar Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu peneliti ingin mendeskripsikan secara faktual dan objektif fakta-fakta yang ada di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui kegiatan bermaian congklak berpengaruh terhadap interaksi sosial anak usia dini di RA Al-Kautsar Pekanbaru. Hal ini terbukti dari nilai pre tes yang dilakukan menunjukkan hasil rata-rata 58,3% anak yang masih membutuhkan bantuan. Setelah peneliti melakukan tindakan dengan menunjukkan cara dan aturan bermain congklak sehingga diperoleh hasil post test 2,75% anak yang memerlukan bantuan.

Kata Kunci: Perkembangan, Interaksi Sosial, Sosial Emosional, Permainan Congklak, Anak

References

Akhida, T.A. (2014). Pengaruh Permainan Tradisional Congklak Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini di TK Aisyiyah Beruk 1 Karanganyar Tahun Pelajaran 2013/2014 (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Alvisari, D. (2017). Efektivitas Permainan Tradisional Congklak dalam Mengembangkan Kognitif Anak di TK Tunas Harapan Desa Pagar Iman Kecamatan Negeri Besar Kabupaten Way Kanan Provinsi lampung (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).

Dewi, R. P. (2019). Pengaruh Metode Bermain Dakon Terhadap Perkembangan Emosi Anak di Taman Kanak-Kanak Nurul Aulia Syam Kota Pekanbaru. Skripsi. Fakultas Tarbiyan dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Harianti. (2016). Mengembangkan Kemampuan Sosial Emosional Melalui Permianan Tradisional Dengklek Pada Anak Usia 5-6 Tahun di PAUD Bhineka SKB Kota Mataram. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram.

Harly, S. L. C., Syukri, M., & Yuniarni, D. (2014). Peningkatan Perkembangan Sosial Emosional Melalui Metode Bermain Permainan Tradisional Pada Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 3(8).

Hasanah, U. (2016). Pengembangan Kemampuan Fisik Motorik melalui Permainan Tradisional bagi Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 5(1).

Hasbi, M., & Wahyuningsih. (2020) Pentingnya Bermain Bagi Anak Usia Dini. Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Lacksana, I. (2017). Kearifan Lokal Permainan Congklak Sebagai Penguatan Karakter Peserta Didik Melalui Layanan Bimbingan Konseling Disekolah. Satya Widya, 33(2), 109-116.

Lubis, R. & Khadijah. (2018). Permainan Tradisional Sebagai Pengembangan Kecerdasan Emosi Anak. Al-Athfal Jurnal Pendidikan Anak, 4(2), 177-186.

Marmawi, M., & Yuline, Y. (2013). Menanamkan Kejujuran Melalui Permainan Congklak pada Anak Usia 5-6 Tahun (Doctoral Dissertation, Tanjungpura University).

Meitasari, R. (2012). Upaya Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Melalui Metode Bermain Peran Dengan Tema Pekerjaan Anak Kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal Sangkanayu Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga Semester Genap Tahun Ajaran 2011/2012 (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Purwokerto).

Miswara, A., Wiyono, J., & Ariani, N. L. (2018) Pengaruh Permainan Congklak terhadap Peningkatan Kemampuan Berhitung Anak Usia 4-6 Tahun di TK Dharma Wanita Persatuan 02 Malang. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 3 (1).

Mutiah, D. (2015). Psikologi Bermain Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana.

Nataliya, P. (2016). Efektivitas penggunaan media pembelajaran permainan tradisional congklak untuk meningkatkan kemampuan berhitung pada siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 3(2), 343-358.

Novitasari, W., & Khotimah, N. (2016). Dampak Penggunaan Gadget terhadap Interksi Sosial Anak Usia 5-6 Tahun. PAUD Teratai, 5(3).

Nugraha, A. dan Rahmawati, Y. (2013). Metode Pengembangan Sosial Emosional. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.

Nurmalitasari, F. (2015). Perkembangan Sosial Emosi pada Anak Usia Prasekolah. Buletin Psikologi, 23(2), 103-111.

Parji, P., & Andriani, R. E. (2016). Upaya Peningkatan Keterampilan Sosial Siswa Melalui Permainan Tradisional Congklak. Gulawentah: Jurnal Studi Sosial, 1(1), 14-23.

Rahmawati, E. D. (2015). Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya dan Konsep Diri Terhadap Kecerdasan Emosional Siswa Kelas V SD Negeri Se-Gugus III Kecamatan Tegalrejo Yogyakarta Tahun Ajaran 2014/2015. Basic Education, 4(14).

Saribu, P.B.D., & Simanjuntak, J. (2019). Pengaruh Permainan Tradisional Congklak Terhadap Kemampuan Berhitung Permulaan Anak Usia 4-5 Tahun di KB Tunas Harapan Kecamatan Sunggal Kab. Deli Serdang. Jurnal Usia Dini, 4 (1), 28-38

Setiawati, E., & Suparno, S. (2010). Interaksi Sosial dengan Teman Sebaya pada Anak Homeschooling dan Anak Sekolah Reguler (Study Deskriptif Komparatif). Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 12(1).

Sujiono, Y. N. (2013). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT. Indeks

Suryana, D. (2014). Dasar-dasar Pendidikan TK. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.

Utami, D. T. (2018). Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya Terhadap Perilaku Sosial Anak Usia 5-6 Tahun. Generasi Emas, 1(1), 39-50.

Wahyuni, I. W., & Putra, A. A. (2020). Kontribusi Peran Orangtua dan Guru dalam Pembentukan Karakter Islami Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 5(1), 30-37.

Article Metrics
Abstract views: 60
pdf downloads: 41
Published
2020-09-14
How to Cite
Nurhayati, S., Pratama, M. M., & Wahyuni, I. W. (2020). PERKEMBANGAN INTERAKSI SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL MELALUI PERMAINAN CONGKLAK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN. Jurnal Buah Hati , 7(2), 125-137. https://doi.org/10.46244/buahhati.v7i2.1146
Section
Articles