MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DINI PADA ANAK DISLEKSIA MELALUI METODE “VAKTA”

  • Maria Ulfa Hasballah Universitas Muhammadiyah Aceh
  • Norfishah Bt Mat Rabi Universitas Pendidikan Sultan Idris
Keywords: Dyslexia, Early Literacy, VACTA Method

Abstract

Dyslexic children who have difficulty in reading and writing skill, even speak and listen to other people’s voices and translate them into words, analyze the meaning of these words and mx sounds in words. This problem is commonly experienced by children with dyslexia. The lack of vocabulary controlled by dyslexic childrenis due to neurological factors in dyslexic is due to neurological factor in dyslexic children, where the left hemisphere of the brain which is related to sequence, linear thinking and language skill is smaller than normal human. Good and proper handling will make dyslexic children able to overcome ths problem well. The learning model with multisensory approach using the VAKTA methode (Visual, Auditory, Kinesthetic, Tactile and Al-Quran) is an new breakthrough in the process of learning to read early in dyslexic children. With the Aceh local wisdom approach, wich requires religiosity, interprets the Al Quran as a means of relaxation in learning to read early. The Purpose of this reaseach is to create an innovative learning methode that is simple and attractive, especially for dyslexic children to improve their earli literacy skill. The VAKTA method makes dyslexic children learn in their fun way. This study uses experimental techniques the one group pretest post test with Single Reasearch Subject (SSR), which is an approach that provides treatment to one research group using only one research subject, then the result will be calculated the difference. The treatment used is to provide treatment using the VAKTA methode. This research is expected to create a new paradigm for the world of education, especially for dyslexic children, learning to read with an interesting, easy and fun method.

Abstrak

Anak Disleksia yang mengalami kesulitan dalam kemampuan membaca dan menulis, bahkan berbicara serta mendengarkan suara orang lain dan menerjemahkannya ke dalam bentuk kata-kata, menganalisa maksud kata-kata tersebut serta mencampurkan suara dalam kata-kata. Masalah ini yang umum dialami oleh anak-anak para penyandang disleksia. Minimnya kosakata yang dikuasai oleh anak disleksia dikarenakan factor neurologi pada anak disleksia, dimana belahan otak sebelah kiri yang berkaitan dengan urutan, cara berfikir linear dan kemampuan berbahasa memiliki ukuran yang kecil dari pada manusia normal. Penanganan yang baik dan tepat akan membuat anak disleksia mampu mengatasi masalah ini dengan baik. Model belajar dengan pendekatan multisensory menggunakan metode VAKTA (Visual, Auditory, Kinestetika, Tactile dan Alquran) adalah sebuah terobosan baru dalam proses belajar membaca dini pada anak disleksia. Dengan pendekatan kearifan lokal Aceh yang syarat religiusitas memaknai Al Quran sebagai sarana relaksasi dalam belajar membaca dini. Tujuan dari penelitian ini dilakukan adalah menciptakan sebuah inovasi metode belajar yang sederhana dan menarik khususnya bagi anak disleksia untuk meningkatkan kemampuan literasi dini mereka. Metode VAKTA ini membuat anak disleksia belajar dengan cara mereka yang menyenangkan. Penelitian ini menggunakan tehnik eksperimen the one group pretest post test dengan Single Reaseach Subjek (SSR) yaitu sebuah pendekatan yang memberikan perlakuan pada satu kelompok penelitian yang hanya menggunakan satu subjek penelitian kemudian hasilnya akan dihitung perbedaan nya. Perlakuan yang digunakan adalah dengan memberikan perlakuan dengan menggunakan metode VAKTA. Penelitian ini diharapkan akan menjadikan sebuah paradigma baru bagi dunia pendidikan khususnya untuk anak-anak disleksia, belajar membaca dengan metode yang menarik, mudah dan menyenangkan.

References

Andurahman, Mulyono. (2009). Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Al Kaheel, Abdudaem. (2018). Alquran the Healing Book. Jakarat: Tarbawi Press.

Alquran. (2009). Mushaf Al Quran Terjemah. Jakarta. Pena Pundi Aksara

Aphroditta M. (2012). Panduan lengkap orang tua & guru untuk anak dengan disleksia (kesulitan membaca). Jogjakarta: Java Litera.

Astuti, P. T. (2014). Perbedaan Literasi Emergen Anak Taman Kanak-Kanak Didaerah Perkotaan Dan Pinggiran. Jurnal Psikologi Undip. Vol. 13, Iss. 2; pg. 107-119,13 pgs diakses pada tanggal 19 Februari 2018

Syakir,S., dkk. (2014). Islamic Hypnoparenting: Mendidik Anak Masa Kini Ala Rasulullah. Jakarta: PT. Kawan Pustaka

Putri, Yola. (2014). Efektivitas metode Fernald dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan bagi anak kesulitan belajar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Khusus, 3, 81-95.

Merdekawati, E. (2014). Pelaksanaan metode Fernald berbasis multisensori sebagai upaya penanganan membaca bagi anak berkesulitan membaca permulaan. Tesis, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Jamaris, Martini. 2014. Kesulitan Belajar: Perspektif, Asesmen, dan

Penanggulangannya. Bogor: Ghalia Indonesia.

Julianto, Very, dkk (2014). Pengaruh Mendengarkan Murattal Al Quran terhadap Peningkatan Kemampuan Konsentrasi. Psympathic, Jurnal Ilmiah Psikologi Juni 2014, Vol. 1, No.2.

Varia Nihayatus Saadah, Nurul Hidayah EMPATHY, Jurnal Fakultas Psikologi Vol. 1, No 1, Juli 2013 ISSN: 2303-114X

Elbro, C. 2010. Dyslexia as Disability or Handicap: When Does Vocabulary Matter. Journal of Learning Disabilities. 43: 469-478.

Sidiarto, L. D. 2007. Perkembangan Otak dan Kesulitan Belajar pada Anak. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Agstried E. Pieters, M. Psi, Psi., dkk (2018). Panduan tumbuh kembang dan stmulasi anak usia 0-5 tahun. Rumah Dandelion. Jakarta

Zahra Zahira. (2019). Islamic Montesori for 0-3 Years Old. Anakkita.Jakarta.

Hermijayanto, O., B. (2016). Disleksia bukan bodoh, bukan malas, terapi berbakat. Jakarta: Gramedia.

Zannah, M. (2018). Peningkatan kemampuan membaca pada layanan remedial untuk anak disleksia melalui penggunaan permainan kartu kata siswa kelas iii sdn kelapa gading timur 03 jakarta utara. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 4(3), 51-61.

Article Metrics
Abstract views: 151
pdf downloads: 139
Published
2022-02-28
How to Cite
Hasballah, M. U., & Rabi, N. B. M. (2022). MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DINI PADA ANAK DISLEKSIA MELALUI METODE “VAKTA”. Jurnal Buah Hati , 9(1), 43-56. https://doi.org/10.46244/buahhati.v9i1.1735
Section
Articles