DAMPAK PARENTAL DIVORCE TERHADAP KRISIS PERCAYA DIRI ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KECAMATAN SEMARANG BARAT

  • Shelly Novita Sari Universitas Negeri Semarang
  • Yuli Kurniawat Sugiyo Pranoto Universitas Negeri Semarang
Keywords: Percaya diri, Perceraian, Anak usia 5-6 tahun, Self-confidence, Parental divorce, Children age 5-6 years

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk krisis percaya diri anak usia 5-6 tahun di Kecamatan Semarang Barat serta menganalisis faktor-faktor yang memperkuat dan melemahkan rasa percaya diri anak. Jenis penelitian ini kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan teknik pengumpulan data observasi non partisipan, wawancara terstruktur dan tidak terstruktur, serta dokumentasi. Metode analisis data berpedoman pada teknik analisis data kualitatif Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian dilaksanakan di tiga TK di Kecamatan Semarang Barat dengan jumlah partisipan penelitian 9 anak dan 3 guru kelas b. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parental divorce dapat menyebabkan krisis percaya diri anak yang ditandai dengan perilaku menarik diri, merasa malu atau tidak percaya diri ketika tampil di depan umum, serta kurang berinteraksi dengan teman sebaya. Dengan memberikan dukungan maksimal dari lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan sekitar dapat meminimalisir dampak parental divorce. Penelitian ini merekomendasikan kolaborasi antara orang tua dan guru dalam menciptakan lingkungan suportif bagi anak pasca perceraian.


Abstract
This study aims to explore the form of self-confidence crisis of children aged 5-6 years in West Semarang District and analyze the factors that strengthen and weaken children's self-confidence. This type of research is qualitative with a case study approach and data collection techniques of non-participant observation, structured and unstructured interviews, and documentation. The data analysis method is guided by Miles and Huberman's qualitative data analysis techniques, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research was conducted in three kindergartens in West Semarang District with the number of research participants 9 children and 3 teachers of class b. The results showed that parental divorce can cause a child's self-confidence crisis which is characterized by withdrawn behavior, feeling shy or not confident when appearing in public, and lack of interaction with peers. By providing maximum support from the family environment, school environment, and the surrounding environment can minimize the impact of parental divorce. This study recommends collaboration between parents and teachers in creating a supportive environment for children after divorce.

References

Alfansyur, A., & Mariyani. (2020). Seni Mengelola Data: Penerapan Triangulasi Teknik, Sumber Dan Waktu Pada Penelitian Pendidikan Sosial. Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah, 5(2), 146–150. https://doi.org/10.31764/historis.vXiY.3432

Angelia, Y. (2021). Peranan Guru, Orang Tua Dalam Mencegah Bullying Dan Meningkatkan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini Tk Aisyiyah Bustanul Athfal 5 Gunung Agung Tengah Kota Pagar Alam (Doctoral dissertation, IAIN BENGKULU).

Anggraini, N. (2021). Peranan Orang Tua Dalam Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 7(1), 43–54. https://doi.org/10.30595/mtf.v7i1.9741

Anggreni, M. A. (2017). Penerapan Bermain Untuk Membangun Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini. Journal Of Early Childhood and Inclusive Education, 1(1), 1–8. doi:10.31537/jecie.v1i1.25.

Antara, H., Diri, P., Diri, K., Sosial, I., Remaja, P., Cacat, P., Di, F., Asuhan, P., Kecamatan, B. L., & Malang, S. (2017). The Relationship Between Self-Acceptance With Self-Confidence In Social Interaction On Physically Disabled Adolescents In Bhakti Luhur Orphanage Subdistrict Of Sukun Malang. In Nursing News (Vol. 2).

Aulina, C. N. (2013). Penanaman Disiplin Pada Anak Usia Dini: Instilling Discipline in Early Childhood. Pedagogia : Jurnal Pendidikan, 2(1), 36–49. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v2i1.45

Badan Pusat Statistik Indonesia (Direktorat Diseminasi Statistik, Ed. ; 1101001 ed). B. P. S. I. (2023). Statistik Indonesia 2023.

Baharuddin. (2019). Pentingnya Pola Komunikasi Orang Tua Terhadap Perkembangan Pubertas Remaja. AN-NISA, 12(1), 610–621. https://doi.org/10.30863/annisa.v12i1.455

Bowlby, J. (1969). 1982, Attachment And Loss, Attachment. Basic Books, New York.

Erikson, E. H. (1963). Childhood And Society. WW Norton, New York.

Fabiani, R. R. M., & Krisnani, H. (2020). Pentingnya Peran Orang Tua Dalam Membangun Kepercayaan Diri Seorang Anak Dari Usia Dini. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 40.

Güler Aksu, G., Kılıçaslan, F., Kütük, M. Ö., Tufan, A. E., Kayar, O., & Toros, F. (2024). Parental Attitudes, Child Mental Health Problems And Gender Factor In The Divorce Process. Cukurova Medical Journal, 49(1), 181–191. https://doi.org/10.17826/cumj.1382571

Hanum, C. F., & Hanum, L. (2024). Pola Asuh Ibu Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Di Gampong Rukoh Kecamatan Syiah Kuala. Jurnal Buah Hati , 11(2), 93-105. https://doi.org/10.46244/buahhati.v11i2.2698

Hayati, F. (2016). Profil keluarga bercerai dan pengaruhnya terhadap perkembangan sosial emosional anak. Jurnal Buah Hati, 3(2), 1-10. https://doi.org/10.46244/buahhati.v3i2.546

Irzalinda, V., Sofia, A., & Lestari, E. A. (2022). Pentingnya Kelekatan Ibu Membangun Kecerdasan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Pendidikan Anak, 8(1), 9–16. http://dx.doi.org/10.23960/jpa.v8n1.23743

Islamiah, R., Ichsan, I. (2022). Peran Guru Dalam Menanamkan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini. Jurnal Golden Age, 6(2), 569–575. https://doi.org/10.29408/goldenage.v6i02.5826

Kazim, M., Ashnawi. (2025). Understanding the impact of parental support on children’s educational confidence. IJAR, 11(3), 178-184. https://www.researchgate.net/publication/390406218

Kusumawati, M. D. (2020). Dampak perceraian orang tua terhadap kondisi emosi anak usia 6-12 tahun. Jurnal edukasi nonformal, 1(1), 61-69.

Mardliyah, S., Yulianingsih, W., & Putri, L. S. R. (2020). Sekolah Keluarga: Menciptakan Lingkungan Sosial untuk Membangun Empati dan Kreativitas Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 576–590. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.665

Marini, T., Sholihah, M., & Nusir, L. (2024). Studi Kasus Perilaku Agresif Pada Anak Usia Dini . Jurnal Buah Hati , 11(1), 15-26. https://doi.org/10.46244/buahhati.v11i1.2851

Munisa, Rozana, S., & Widya, R. (2021). Enhance and Decrease Psychology Conditions of Children after Mother and Father Divorced. International Journal of Research and Review, 8(8), 365–369. https://doi.org/10.52403/ijrr.20210850

Nafisah, A. D., Pranoto, Y. K. S., & Nuzulia, S. (2022). Pengaruh Keterlibatan Ayah Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini. In Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana (Vol. 2022). http://pps.unnes.ac.id/prodi/prosiding-pascasarjana-unnes/

Naja Fahira, M. H. N. I. R. (2023). Pengaruh Perceraian Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun Di Desa Pondok Perasi Ampenan Kota Mataram Tahun 2023 (Studi Kasus). Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(4), 1900–1911. https://doi.org/10.29303/jipp.v8i4.1570

Nurdin, I., & Dra Sri Hartati, Ms. (2019). Metodologi Penelitian Sosial (S. H. Lutfiah, Ed.). Penerbit Media Sahabat Cendekia.

Pritama, D. (2015). Studi Tentang Upaya Guru Dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa SD Negeri 1 pengasih. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 4(12), 1-10.

Ramadhani, P. E., & Krisnani, H. (2019). Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 2(1), 109-119. https://doi.org/10.24198/focus.v2i1.23126

Fabiani, R. R. M., & Krisnani, H. (2020). Pentingnya peran orang tua dalam membangun kepercayaan diri seorang anak dari usia dini. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 40-47.

Sari, D. R., & Rasyidah, A. Z. (2019). Peran orang tua pada kemandirian anak usia dini. Early Childhood: Jurnal Pendidikan, 3(1), 45-57. https://doi.org/10.35568/earlychildhood.v3i1.441

SIPP Pengadilan Agama Semarang. (2025). Rekapitulasi Perkara Tahunan. https://pa-semarang.go.id/id/kepaniteraan/statistik-perkara/rekapitulasi-perkara-tahunan

Sugiyono. (2017). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sukmawati, B., & Oktora, N. D. (2021). Dampak Perceraian Orang Tua Bagi Psikologis Anak. SETARA: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 3(2), 24-34. https://doi.org/10.32332/jsga.v3i2.3801

Suroso, U., & Arsanti, M. (2023). Perceraian dan perkembangan psikologis anak: Analisis tematis temuan tinjauan literatur. Legitima: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 5(2), 331-346. https://doi.org/10.33367/legitima.v5i2.3315

Syafiqoh, I. A., & Pranoto, Y. K. S. (2022, September). Peran keterlibatan ayah terhadap perkembangan anak usia dini. In Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana (Vol. 5, No. 1, pp. 518-523).

Syamsul, S., Bakri, B., & P. Tamu, S. (2019). Dampak Perceraian Terhadap Tumbuh Kembang Anak Di Kabupaten Gorontalo. AkMen JURNAL ILMIAH, 16(2), 214–225. Retrieved from https://e-jurnal.nobel.ac.id/index.php/akmen/article/view/660

Tohirin, M. P. D. (2012). Metode penelitian kualitatif dalam pendidikan dan bimbingan konseling.

Trianingsih, R. (2016). Pengantar praktik mendidik anak usia sekolah dasar. Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI, 3(2), 197-211. http://dx.doi.org/10.24235/al.ibtida.snj.v3i2.880

Utomo, P., & Pahlevi, R. (2022). Peran teman sebaya sebagai moderator pembentukan karakter anak: Systematic literature review. INSPIRATIF: Journal of Educational Psychology, 1(1), 1-8.

Wardani, I. K., Hafidah, R., & Dewi, N. K. (2021). Hubungan Antara Peran Guru Dengan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini. Kumara Cendekia, 9(4), 225-233. https://doi.org/10.20961/kc.v9i4.54845

Widiastuti, R. Y. (2015). Dampak perceraian pada perkembangan sosial dan emosional anak usia 5-6 tahun. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 2(2), 76–86. https://doi.org/10.21107/pgpaudtrunojoyo.v2i2.1829

Yin, R. K. (2009). Case study research: Design and methods (Vol. 5). sage.

Article Metrics
Abstract views: 243
PDF downloads: 156
Published
2025-09-30
How to Cite
Sari, S. N., & Sugiyo Pranoto, Y. K. (2025). DAMPAK PARENTAL DIVORCE TERHADAP KRISIS PERCAYA DIRI ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KECAMATAN SEMARANG BARAT. Jurnal Buah Hati , 12(2), 110-122. https://doi.org/10.46244/buahhati.v12i2.3330
Section
Articles