PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN (PMB) IDA IRIANI, S.SI.T KECAMATAN TANAH JAMBO AYE KABUPATEN ACEH UTARA

  • Melati Julizar1 Universitas Bina Bangsa Getsempena
Keywords: Oxytocin Massage, Breast Milk Production, Postpartum Mother

Abstract

A B S T R A C T

The provision of breast milk (ASI) as one of the most influential on a child's survival, growth, and development. Oxytocin massage is one solution to overcome the inability to produce breast milk. If the mother feels comfortable, relaxed and not tired, it can help stimulate the release of the hormone oxytocin and milk will come out quickly. The purpose of this study was to determine the effect of oxytocin massage on breast milk production in postpartum mothers at the Independent Midwife Practice (PMB) Ida Iriani, S.Si.T Tanah Jambo Aye District, North Aceh Regency. This type of research is a quasi-experimental with a two-group postet only design with a sample of 30 people and 15 control samples each and 15 intervention samples by purposive sampling. This research was conducted on September 8 to 17, 2020 with the observation method. Data processing was carried out using the Mann-Whitney test. The results of the univariate analysis showed that the average milk production for postpartum mothers in the intervention group in the pretest category was 305.00 cc and in the posttest category was 615.00 cc, while the average milk production for postpartum mothers in the control group in the pretest category was 215.00 cc and in the posttest category was 215.00 cc. 402.00 cc, while the results of the bivariate analysis showed that the p-value of 0.000 <0.05, the decision was taken to make Ho rejected and Ha accepted, so it can be concluded that there is an effect of oxytocin massage technique on breast milk production in postpartum mothers. It is expected that respondents can do oxytocin massage for smooth milk production in postpartum mothers.

 

A B S T R A K

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) sebagai salah satu yang memberikan pengaruh paling besar terhadap kelangsungan hidup anak, pertumbuhan, dan perkembangannya. Pijat oksitosin merupakan salah satu solusi untuk mengatasi ketidaklancaran produksi ASI. Jika ibu merasa nyaman, santai dan tidak kelelahan dapat membantu merangsang pengeluaran hormon oksitosin dan ASI pun cepat keluar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Ida Iriani, S.Si.T Kecamatan Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara. Jenis penelitian ini bersifat quasy eksperiimen dengan rancangan two group postet only dengan sampel sebanyak 30 orang dan masing-masing 15 orang sampel kontrol dan 15 sampel intervensi dengan cara purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 8 sampai dengan 17 September 2020 dengan metode observasi. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji mann-whitney. Hasil analisis univariat diperoleh bahwa rata-rata produksi ASI pada ibu nifas kelompok intervensi pada kategori pretest sebesar 305.00 cc dan pada kategori posttest sebesar 615.00 cc sedangkan rata-rata produksi ASI pada ibu nifas kelompok kontrol pada kategori pretest sebesar 215.00 cc dan pada kategori posttest sebesar 402.00 cc sedangkan hasil analisis bivariat diperoleh bahwa hasil nilai p-value sebesar 0.000 < 0.05 maka diambil keputusan Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh teknik pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas. Diharapkan kepada responden agar dapat melakukan pijat oksitosin untuk kelancaran produksi ASI pada ibu nifas.

References

Asih, Y. (2017). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas. Tanjungkarang : Poltekkes. Diakses pada tanggal 6 April 2020. Dari https://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id

Astutik, R. (2014). Payudara dan Laktasi. Jakarta : Salemba Medika.

Aziziah, N. & Nisak, A.Z. (2019). Penggunaan Kombinasi Metode BASOKU terhadap Produksi Air Susu Ibu (ASI). Kudus : Universitas Muhammadiyah. Diakses pada tanggal 2 Mei 2020. Dari http://ejournal.stikesmuhgombong.ac.id

Bobak, I.M. dkk. (2015). Buku Ajar Keperawatan Maternitas. Jakarta : EGC.

Dinkes Provinsi Aceh (2019). Profil Kesehatan Aceh Tahun 2019. Aceh : Dinkes Aceh.

Fikawati, S. dkk. (2015). Gizi Ibu dan Bayi. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

Hubertin, P.S. (2007). Konsep Penerapan ASI Eksklusif. Jakarta : EGC.

Indiarti (2016). Pentingnya Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi. Diakses pada tanggal 10 Mei 2020. Dari Dari https://ojs.unud.ac.id

Iriani, I. (2020). Jumlah Ibu Nifas Tahun 2019 dan 2020. Tanah Jambo Aye : Praktik Bidan Mandiri.

Kemenkes, RI. (2019). Hasil Utama Riskesdas 2018. Jakarta : Depkes, RI.

Kumala, F. & Rini, S. (2017). Panduan Asuhan Nifas dan Evidence Based Practice. Yogyakarta : Deepublish.

Naziroh, U. (2017). Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Kelancaran ASI pada Ibu Primipara. Jombang : Insan Cendekia Medika.

Notoatmodjo, S. (2014). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta

Pilitteri, A. (2003). Maternal and Child Health Nursing : Care of The Childbearing Family 4 th Edition. Philadelphia : Lippincott. Diakses pada tanggal 4 April 2020. Dari https://www.researchgate.net

Pritiani, R. & Andriyani, R. (2014). Panduan Lengkap Asuhan Kebidanan Ibu Nifas Normal (Askeb III). Yogyakarta : Deepublish.

Prasetyo (2013). ASI Eksklusif. Yogyakarta : Diva Press.

Proverawati, E. (2014). Kapita Selecta ASI dan Menyusui. Yogyakarta : Nuha Medika.

Purwoastuti, E. & Walyani, E.S. (2017). Asuhan Kebidanan Masa Nifas & Menyusui. Yogyakarta : Pustaka Baru Press.

Puskesmas Tanah Jambo Aye (2020). Jumlah Ibu yang Memberikan ASI Eksklusif. Tanah Jambo Aye : Puskemas.

Putri, T. (2010). Data Cakupan ASI Tak Langsung Keluar. Diakses pada tanggal 2 Mei 2020. Dari http://kesehatan.kompas.com

Rahayu, A.P. (2016). Panduan Praktikum Keperawatan Maternitas. Yogyakarta : Deepublish.

Rahmawati, E. (2014). Hubungan Pijat Oksitosin dengan Pengeluaran ASI pada Ibu Postpartum Hari 1-2 di BPM Hj. Ni Kota Balikpapan. Balikpapan : Jurnal Husada Mahakam. Diakses pada tanggal 10 April 2020. Dari https://www.researchgate.net

Roesli, U. (2009). Inisiasi Menyusui Dini Plus ASI Eksklusif. Jakarta : Pustaka Bunda.

Sari, L.P. (2017). Rahasia Sukses Mengoptimalkan Produksi ASI. Yogyakarta : Fitramaya.

Setiyani. A, Indrawati, T. Dan Sumini, N.L. (2016). Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Pemberian Susu Formula dengan Praktek Pemberian Susu Formula pada Bayi Usia 7-12 Bulan di Puskesmas Ngemplak Simongan. Diakses pada tanggal 9 April 2020. Dari https://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id

Simamora, M.F. (2014). Hubungan Perawatan Payudara dan Kebiasaan Makan dengan Kelancaran Produksi ASI pada Ibu Masa Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Matiti Kecamatan Doloksanggul Kabupaten Humbang Hasundutan. Medan : Universitas Sumatera Utara. Diakses pada tanggal 12 April 2020. Dari http://jurnal.uui.ac.id

Sugiyono (2013). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung : Alfabeta.

Sukarni, K.I. & Wahyu, P. (2013). Buku Ajar Keperawatan Maternitas. Yogyakarta : Nuhe Medika.

Sukma, F. dkk. (2018). Buku Ajar Asuhan Kebidanan pada Masa Nifas. Jakarta Universitas Muhammadiyah.

Sutanto, A.V. (2019). Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui Teori dalam Praktik Kebidanan Profesional. Yogyakarta : Pustaka Baru Press.

Wahyuningsih, H.P. (2018). Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui. Jakarta : Kemenkes, RI.

WHO (2018). Global Strategy for Infant and Young Child Feeding. Geneva : WHO.

Widuri, H. (2013). Cara Mengelola ASI Eksklusif Bagi Ibu Bekerja. Yogyakarta : Gosyen Publishing.
Article Metrics
Abstract views: 187
PDF downloads: 202
Published
2022-02-28
Section
Articles