PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN JAHE PUTIH TERHADAP PENURUNAN EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI BIDAN PRAKTIK MANDIRI BIDAN SURIATI, S.ST LAMBARO KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR

  • Syilvia Syilvia Universitas Bina Bangsa getsempena
  • Mulia Putra Universitas Bina Bangsa Getsempena
  • Khalida Khalida Universitas Bina Bangsa Getsempena
Keywords: Kehamilan, Emesis Gravidarum, Rebusan Jahe Putih

Abstract

Kehamilan adalah proses yang fisiologis dan alamiah. Kehamilan di hitung mulai dari hari pertama pada haid terakhir. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan jahe putih terhadap penurunan Emesis Gravidarum pada ibu hamil trimester I di Praktik Mandiri Bidan Suriati, S.ST Lambaro Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Metode penelitian dan Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, Dengan rancangan yang digunakan adalah “Two Group Pre Test Post test Design”. Penelitian ini telah dilakukan di Praktik Mandiri Bidan Suriati Lambaro pada tanggal 1 sampai Agustus s/d 10 Agustus tahun 2023 dengan jumlah sampek sebanyak 38 sampel yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol sebanyak 18 responden dan kelompok eksperimen 18 responden. Hasil penelitian berdasarkan hasil uji simple t test sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi jahe putih pada kelompok eksperimen, didapatkan nilai p-value = 0,000<0,05 yang artinya ada pengaruh pemberian Air Rebusan Jahe Putih Terhadap Penurunan Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I, Sedangkan hasil uji simple t test sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi jahe putih pada kelompok kontrol, didapatkan nilai p-value = 0,000< 0,05 yang artinya ada pengaruh Pemberian Air Rebusan Jahe Putih Terhadap Penurunan Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I. Menurut peneliti meminum seduhan jahe sebanyak 2 kali dalam sehari dengan 250 mg jahe dapet mengurangi mual dan muntah pada trimester pertama, jahe berperan menstimulasi motilitas  traktus  gastrointestinal dan mendorong sekresi saliva dan jahe untuk melonggarkan dan  melemahkan otot-otot saluran pencernaan, karena senyawa gingerol dalam jahe memblok serotonim peningkatan progesteron, sehingga tonus dan motilitas menurnurun.


Abstract
Pregnancy is a physiological and natural process. Pregnancy is counted starting from the first day of the last menstruation. The aim of this research is to determine the effect of giving boiled white ginger water on reducing Emesis Gravidarum in first trimester pregnant women at the Independent Practice of Midwife Suriati, S.ST Lambaro, Want Jaya District, Aceh Besar Regency. The research method and type of research used is experimental research. The design used is "Two Group Pre Test Post Test Design". This research was conducted at the Independent Practice of Midwife Suriati Lambaro from 1 August to 10 August 2023 with a total sample of 38 samples divided into two groups, namely a control group of 18 respondents and an experimental group of 18 respondents. Research results Based on the results of the simple t test before and after giving white ginger aromatherapy to the experimental group, it was found that the p-value = 0.000< 0.05, which means there is an effect of giving white ginger boiled water on reducing emesis gravidarum in pregnant women in the first trimester, while The results of the simple t test before and after giving white ginger aromatherapy to the control group, obtained a p-value = 0.000 < 0.05, which means there is an effect of giving white ginger boiled water on reducing emesis gravidarum in first trimester pregnant women. According to the researchers, drinking the infusion ginger twice a day with 250 mg of ginger can reduce nausea and vomiting in the first trimester, ginger plays a role in stimulating gastrointestinal tract motility and encouraging saliva secretion and ginger to loosen and weaken the muscles of the digestive tract, because the gingerol compound in ginger blocks the increase in progesterone serotonin, resulting in decreased tone and motility.

References

Afriyanti, D. (2017). Efektivitas Wedang Jahe Dan Daun Mint Untuk Mengurangi Mual Muntah Pada Ibu Hamil di PMB YF Kota Bukittinggi Tahun 2017. Human Care Journal, 2(3).

Asrinah, Putri, S. S., Sulistyorini, D., Muflihah, I. S., & Sari, D. N. (2015). Asuhan Kebidanan Masa Kehamilan. Yogyakarta: Graha Ilmu

Astriana. (2018). Efektivitas Pemberian Rebusan Air Jahe Terhadap Penurunan Mual Dan Muntah Ibu Hamil Trimester 1 Di Wilayah Kerja Puskesmas Penawar Jaya Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2017. Jurnal Kebidanan Vol 4, No 2, April 2018 : 43-48

Ayu Gusti mandriwati, Dkk. (2016). Asuhan Kebidanan Kehamilan Berbasis Kompetensi. Jakarta: EGC.

Ayu, N. (2016). Patologi dan Patofisiologi Kebidanan. Yogyakarta: Nuha Medika

Ayu Dwi, Andriani & Haniarti. (2016). Efektifitas Pemberian Jahe Hangat Dalam Mengurangi Frekuensi Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester 1. Prosiding Seminar Nasional IKAKESMADA “Peran Tenaga Kesehatan Dalam Pelaksanaan SDS”

Harahap, R. F., Alamanda, L.D.R., & Harefa, I.L. (2020). Pengaruh Pemberian Air Rebusan Jahe Terhadap Penurunan Mual dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I. Jurnal Ilmu Keperawatan (2020) 8:1

Hasanah. (2019). Efektivitas Pemberian Wedang Jahe (Zingiber Officinale Var. Rubrum) terhadap Penurunan Emesis Gravidarum pada Trimester Pertama. Jurnal Biometrika dan Kependudukan Vol. 3 No. 1 Halaman 81-87

Indrayani, I.M., Burhan, R., & Widiyanti, D. (2018). Efektifitas Pemberian Wedang Jahe terhadap Frekuensi Mual dan Muntah pada Ibu Hamil Trimester I di Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2017. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, Vol 5 Nomor 2, Maret 2018, hlm : 201 – 210

Maulana, M. (2016). Tingkat pengetahuan ibu hamil trimester I tentang emesis gravidarum di BPS mitra ibu karanganyer sragen tahun 2016. Jakarta: STIKES Kusuma Husada.

Oktaviani, P., Indrayani, T., & Dinengsih, S. (2021). Efektivitas Pemberian Seduhan Jahe dan Daun Mint terhadap Rasa Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I di PMB Kabupaten Bogor Tahun 2021. Jurnal Kebidanan Vol. 11 No.2 Oktober 2022

Putra, W. (2016). Kitab Herbal Nusantara: Kumpulan Resep & Ramuan Tanaman Obat untuk Berbagai Gangguan Kesehatan. Yogyakarta.

Putri, dkk. (2017). Efektifitas Pemberian Jahe Hangat dalam Mengurangi Frekuensi Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I. Naskah Publikasi. Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Parepare

Riyanti, E., Pangesti, N.A., & Naila, S. (2022). Efektifitas Jahe Untuk Mengatasi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil:Literature Review. Nursing Science Journal (NSJ) Volume 3, Nomor 1, Juni 2022 Hal 57-66

Saifuddin, Abdul. Bari (ed). (2015). Buku Panduan Praktis Pelayanan kesehatan Maternal. Jakarta : YBPSP

Sukarni dan Margareth. (2019). Kehamilan, Persalinan, Nifas. Yogyakarta: Nuha Medika

Sulistyawati. (2015). Asuhan Kebidanan pasa Masa Kehamilan. Jakarta : Salemba Medika.

Walyani, E. S. (2015). Asuhan Kebidanan pada Kehamilan. Yogyakarta: Pustaka Baru.

Wardani, F. K., Nurrahmaton, N., & Juliani, S. (2020). EFektivitas Eksrtak Jahe Untuk Mengurangi Emesis

Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di Klinik Hj. Dewi Sesmera Medan. Jurnal Maternitas Kebidanan, 5(2), 64–77.

Yanuaringsih, G.P., Nasution, A.S., & Aminah, S. (2020). Efek Seduhan Jahe Sebagai Anti Muntah Pada Perempuan Hamil Trimester I. Jurnal Kesehatan, 3, 151-158

Yuliani, R.D. Musdalifah, U. Suparmi. (2017). Buku Ajar Aplikasi Asuhan Kehamilan Ter-Update. Jakarta : CV.Trans Info Media

Article Metrics
Abstract views: 97
PDF downloads: 92
Published
2024-01-31
Section
Articles