HUBUNGAN BEBAN KERJA PEGAWAI REKAM MEDIS DENGAN MUTU PELAYANAN RSUD LANGSA TAHUN 2024
DOI:
https://doi.org/10.46244/ghsj.v4i1.2846Keywords:
Beban Kerja dan Mutu PelayananAbstract
Pendahuluan : Beban kerja pegawai rekam medis adalah keadaan dimana pegawai dihadapkan pada volume kerja yang harus diselesaikan pada waktu tertentu. Beban kerja yang terlalu banyak dapat menurunkan produktifitas pegawai itu sendiri. Hal ini memungkinkan penurunan mutu pelayanan rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengidentifikasi bagaimana hubungan beban kerja pegawai rekam medis dengan mutu pelayanan di Rumah Sakit Umum Langsa Tahun 2024 dilihat dari beban kerja, sumber daya manusia (SDM) dan uraian tugas (job description). Metode: Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh petugas rekam medis di Rumah Sakit Umum Langsa sebanyak 31 orang dengan teknik total sampling. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan beban kerja pegawai rekam medis dengan mutu pelayanan rumah sakit dengan p-value 0,001 (p<0,05). Ada hubungan sumber daya manusia (SDM) pegawai rekam medis dengan mutu pelayanan rumah sakit dengan p-value 0,000 ( p<0,05). Ada hubungan job description pegawai rekam medis dengan mutu pelayanan rumah sakit dengan p-value 0,001 (p<0,05). Simpulan: Diharapkan bagi rumah sakit untuk menertibkan kembali peran petugas rekam medis dalam pengisian dokumentasi dan meningkatkan sikap yang positif dalam bekerja dan mengevaluasi kinerja setiap tahun.
References
Azzari, Widya (2022). Hubungan Pengaruh Beban Kerja Dengan Mutu Pelayanan di RSUD Petala Bumi. Skripsi.Universitas Gadjah Mada.
Fadilla dan Setyonugroho. (2021). Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Dalam Meningkatkan Efisiensi: Mini Literature Review. Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi, 8 (1), 357-374.
Insani, T.H.N. (2020). Analisis Kesesuaian Deskripsi Kerja Petugas Unit Kerja Rekam Medis Di Puskesmas Kasihan I. Skripsi. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO Yogyakarta.
Kemenkes RI. (2019). Pedoman Rekam Medis Rumah Sakit. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik.
Kemenkes RI. (2020). Pedoman Tujuan dan Manfaat Rekam Medis. Kementeriam kesehatan RI. Direktorat Jenderal Bina pelayanan Medik.
Muninjaya. (2019). Manajemen Kesehatan. Jakarta: EGC.
Mudayana, A.A. (2021). Hubungan Beban Kerja Dengan Kinerja Karyawan di Rumah Sakit Nur Hidayah Bantul. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 35-40.
Rahmadiliyani dan Faizal. (2022). Kerahasiaan Rekam Medis di Rumah Sakit Aveciena Medika Martapura. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 6(2), 69-78.
Rendarti, Rindi dkk. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Mutu Pelayanan Rekam Medis di Rumah Sakit. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Dan Ilmu Kesehatan Masyarakat, 14(1), 59-65.
Rosita, R dkk. (2022). Manajemen Mutu Sumber Daya Manusia Bidang Kesehatan Pada Unit Rekam Medis. Jurnal Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional (SIKesNas)
Sumantri, B., dan Gunawan, E. (2022). Hubungan Beban Kerja Dengan Kinerja Karyawan di Ruang Filling Instalasi Rekam Medis RSUD Sekayu. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 2 (1), 9-1.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








11.jpg)




