KAJIAN KRITIK SOSIAL PADA NASKAH DRAMA BADAI SEPANJANG MALAM KARYA MAX ARIFIN
DOI:
https://doi.org/10.46244/metamorfosa.v9i1.1324Keywords:
Theater’s Script, Social Criticts, Sociology LiteraryAbstract
The purpose of this study is (1) to describe the chordial condition of a group of people in the drama script of Max Arifin's Badai Sepanjang Malam, (2) to illustrate social issues that are criticized in the drama script of Max Arifin's Badai Sepanjang Malam. This review incorporates descriptive-qualitative techniques and literary approaches to sociology. Max Arifin's drama script Badai Sepanjang Malam, which is included in a compilation of teenage dramas published by Gramedia in Jakarta in 1988, is the focus used. Reading and record taking procedures are the tools used to collect data. The research outcomes are as follows. The time and place setting for the drama Badai Sepanjang Malam takes place in the village of Klaulan, Lombok. 1988. In 1988, In the drama Badai Sepanjang Malam, social critique, that is, social systems, social reform, social issues, social structures. In the context of housing, partnership and tension in the social process. There are patterns of thought, mood patterns and action habits, regional factors, of social change. In terms of social issues, namely in the context of poverty, control, ignorance of the environment by the population. In the societal system, that is, in the context of the core components of culture, as well as the social layers.
Abstrak
Penelitian ini memiliki tujuan yaitu (1) menjelaskan keadaan kordial pada sekelompok manusia yang ada pada naskah drama Max Arifin yang berjudul Badai Sepanjang Malam, (2) menjelaskan masalah-masalah sosial yang kemudian dikritik pada naskah drama Max Arifin yang berjudul Badai Sepanjang Malam. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra dengan metode deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan adalah naskah drama Max Arifin yang berjudul Badai Sepanjang Malam yang terdapat dalam kumpulan drama anak remaja yang diterbitkan oleh Gramedia di Jakarta tahun 1988. Teknik yang digunakan untuk memperoleh data yaitu teknik baca dan catat. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. Latar waktu dan tempat naskah drama Badai Sepanjang Malam terjadi di desa Klaulan, Lombok. Pada tahun 1988. Kritik sosial dalam naskah drama Badai Sepanjang Malam yaitu proses sosial, perubahan sosial, masalah sosial, struktur sosial. Pada proses sosial berupa akomodasi, kerjasama dan pertentangan. Pada perubahan sosial adanya pola pikir, pola sikap dan pola perilaku, geografis yang mempengaruhi. Pada masalah sosial yaitu berupa kemiskinan, kekuasaan, ketidak pedulian masyarakat dengan lingkungan. Pada stuktur sosial yaitu berupa unsur-unsur sosial yang pokok, serta lapisan-lapisan sosial.
Kata kunci : Naskah drama, Kritik sosial, Sosiologi Sastra
References
Al-Ma’ruf, Ali Imron. (2006). “Pembelajaran Sastra Apresiatif dengan Rekreasi-Responsi-Resdeskripsi dalam Perspektif KBK”. Jurnal Kajian Linguistik dan Sastra. Vol. 18, No. 34. Hal. 16-28.
Anwar, Febrina. (2019). “Kritik Sosial dalam Naskah Drama Alangkah Lucunya Negeri Ini Karya Deddy Mizwar”. Jurnal Bahasa dan Sastra. Vol. 4, No 1. Hal 105-121.
Atar Semi. (2013). Kritik Sastra. Bandung: Angkasa.
Damono, Sapardi Djoko. (2002). Sosiologi Sastra Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta: Depdikbud.
Faruk. (2015). Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Furqan Ishak Aksa, Sugeng utaya, & Syamsul Bachri. (2019). “Geografi dalam Perspektif Filsafat Ilmu”. Jurnal Majalah Geografi Indonesia. Vol. 33, No. 1, Maret 2019 hal. 43-47.
Imam, Hamdan Choirul. (2019). “Kritik Sosial dalam Naskah Drama Bangjo Karya Harjito dan Implementasinya Sebagai Bahan Ajar di SMA” [Skripsi]. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Irawansyah, Dony. (2020). “Kritik Sosial dalam Naskah Drama Pesta Terakhir Karya Ratna Sarumpaet: Perspektif Hippolyte Taine dan Relevansinya Sebagai Pembelajaran di Sekolah” [Jurnal Skripsi]. Mataram: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Mataram.
Iis Lisnawati, Titin Setiartin, & Ai Siti Nurjamilah. (2019). “Drama Lelakon Raden Bei Surio Retno Karya F. Wiggers Dalam Perspektif Pendekatan Struktural dan Pendekatan Sosiologis”. Jurnal Metabasa. Vol. 1, No. 1 Juni 2019.
Jadhav, Arun Murlidhar. (2012). “The Sociology of literature: A Study of George Orwell’s Down and Out in Paris and London”. International Jurnal. Volume 1, Nomor 1, Hal. 65-67. India: Associate Professor, Yashwantrao Chavan College Islampur, Sangli Distric Maharashtra, India.
Karmini, Ni Nyoman. (2011). Teori Pengkajian Prosa Fiksi dan Drama. Denpasar Bali: Pustaka Larasan.
Khusnan, Ahmad. (2014). “Pola Pikir, Sikap dan Perilaku Toleransi Peserta Didik (Pengarah Pendidikan Fiqh kelas XII Madrasah Aliyah Terhadap Peserta Didik Dengan Pendekatan Teori Perubahan Sosial)” Jurnal pemikiran dan Pendidikan Islam. STAI Al-Azhar. Vol. 8 No. 1 Juli 2014.
Kusnadi. (2012). “Perubahan Tanpa Dinamika Struktur Sosial” Jurnal Literasi. Vol. 2, No. 1, Hal. 106-113.
Mulyaningsih, Catur Tri. (2017). “Kritik Sosial Dalam Naskah Drama Tik, Karangan Budi Yasin Misbach: Suatu Pendekatan Hermeneutik” Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. SMP Al-Chalidiyah.
Nurgiyantoro, Burhan. (2015). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Prakoso, Azis Dwi. (2012). “Kritik Sosial dalam Novel Detik-Detik Cinta Menyentuh Karya Ali Shahab Sebuah Tinjauan Sosiologi Teks” [Jurnal Skripsi]. Semarang: Fakultas Ilmu Budaya. Universitas Diponegoro.
Ratna, Nyoman Kutha. (2015). Teori Metode dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Waluyo, Herman J. (2002). Drama Teori dan Pengajarannya. Yogyakarta: Hanindita.
Yoesoef, M. (2010) “Drama di Masa Pendudukan Jepang (1942-1945): Sebuah Catatan Tentang Manusia Indonesia di Zaman Perang”. Jurnal Makara Sosial Humaniora. Vol. 14, No. 1 Juli 2010: Hal. 11-16.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








1.jpg)








