ANALISIS SEMIOTIKA KISAH CINTA BEDA AGAMA PADA LIRIK LAGU “MANGU” DALAM PERSPEKTIF TEORI PILIHAN RASIONAL

Authors

  • Fesya Nayla Saphira Ditya Universitas Jendral Soedirman
  • Yenni Nur Litasari Universitas Jendral Soedirman
  • Fadhilillah Ashil Universitas Jendral Soedirman
  • Reva Akhila Fiandari Universitas Jendral Soedirman
  • Natalia Sekar Dinda Kartika Universitas Jendral Soedirman
  • Muhamad Arif Maulana Universitas Jendral Soedirman
  • Puri Septiana Nursetiyawati Universitas Jendral Soedirman

DOI:

https://doi.org/10.46244/metamorfosa.v14i1.3482

Keywords:

Lagu Mangu, Teori pilihan rasional, Konflik percintaan

Abstract

Penelitian ini mengkaji makna kisah cinta beda agama dalam lirik lagu “Mangu” karya Fourtwnty ft. Charita Utami sebagai teks budaya dengan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes dan teori pilihan rasional James Coleman. Analisis semeotika Roland Barthles untuk menelaah makna denotasi, konotasi, dan mitos, sedangkan teori pilihan rasional James Coleman untuk melihat bagaimana keputusan tokoh dalam lagu didasari oleh pertimbangan rasional terhadap konflik cinta beda agama yang dialaminya. Dua teori ini memberikan pemahaman mengenai emosi, nilai budaya dan pertimbangan rasional saling berinteraksi dalam representasi cinta beda agama dalam lagu “Mangu”. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggabungan analisis semiotika dan teori pilihan rasional dalam membaca lirik lagu populer sebagai tokoh rasional dalam menghadapi konflik sosial dan keagamaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumen berbagai literatur relevan serta menelaah lirik lagu. Hasil kajian menunjukkan bahwa makna denotasi pada lagu “Mangu” menggambarkan perpisahan dua insan yang memiliki keyakinan berbeda. Makna konotasinya menampilkan dilema emosional antara cinta dan keimanan masing-masing tokoh. Sedangkan mitos yang muncul ialah bentuk ideologi sosial bahwa cinta ideal hanya dapat terjadi dalam kesamaan nilai dan agama. Berdasarkan teori pilihan rasional, keputusan untuk berpisah ditampilkan sebagai bentuk rasionalitas dalam menimbang keuntungan dan kerugian dari mempertahankan hubungan beda agama. Penelitian ini berkontribusi melihat realitas masyayarakat Indonesia yang plural, di mana isu cinta beda agama menjadi persalan sensitif. Dengan demikian lagu “Mangu” tidak hanya merepresentasikan ekspresi emosi semata, tetapi juga realitas sosial bahwa cinta sering kali tunduk pada pertimbangan rasional dan norma keagamaan.


Abstract
This study examines the meaning of interfaith love as represented in the song lyrics of “Mangu” by Fourtwnty ft. Charita Utami, treating the song as a cultural text through the application of Roland Barthes’ semiotic analysis and James Coleman’s rational choice theory. Barthes’ semiotic analysis is employed to examine the levels of denotation, connotation, and myth, while Coleman’s rational choice theory is used to analyze how the characters’ decisions in the song are shaped by rational considerations in response to the conflicts arising from an interfaith romantic relationship. These two theoretical frameworks provide an understanding of how emotions, cultural values, and rational considerations interact in the representation of interfaith love in the song “Mangu.” The novelty of this study lies in the integration of semiotic analysis and rational choice theory in interpreting popular song lyrics, positioning the characters not only as emotional subjects but also as rational actors confronting social and religious conflicts. This research adopts a qualitative approach, with data collected through document analysis of relevant literature and close examination of the song lyrics. The findings indicate that the denotative meaning of “Mangu” depicts the separation of two individuals with different religious beliefs. At the connotative level, the song reveals an emotional dilemma between love and personal faith experienced by each character. Meanwhile, the emerging myth reflects a social ideology that ideal love can only be realized through shared values and religious homogeneity. From the perspective of rational choice theory, the decision to separate is presented as a rational act based on weighing the costs and benefits of maintaining an interfaith relationship. This study contributes to an understanding of Indonesia’s plural social reality, in which interfaith relationships remain a sensitive issue. Thus, “Mangu” does not merely represent emotional expression but also reflects a broader social reality in which love is often subject to rational considerations and religious norms.

👁 Abstract Views: 223📥 PDF Downloads: 103

References

Anindita, S. M., Studi, P., Universitas, P., Ulama, N., Viranda, C., Studi, P., Universitas, P., Ulama, N., Oktavia, A., Studi, P., Universitas, P., & Ulama, N. (2024). Adaptasi Skala Kesiapan Menikah Adaptation of Marriage. 1(1), 32–42.

Bashofi, F., & Saffanah, W. M. (2019). Pilihan Rasional Mahasiswa Difabel dalam Memilih Jurusan Keguruan. Simulacra, 2(2), 149-164. https://doi.org/10.21107/sml.v2i2.5936

Haki, U., Prahastiwi, E. D., & Selatan, U. T. (2024). Strategi Pengumpulan dan Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif Pendidikan. Jurnal Inovasi Dan Teknologi Pendidikan, 3(1), 1–19. doi: 10.46306/jurinotep.v3i1.67

Harnia, N. T. (2021). Analisis Semiotika Makna Cinta Pada Lirik Lagu “Tak Sekedar Cinta” Karya Dnanda. Jurnal Metamorfosa, 9(2), 224–238. https://doi.org/10.46244/metamorfosa.v9i2.1405

Hutahaean, L. (2025). Konstitusionalitas SEMA Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pelarangan Pencatatan Pernikahan Beda Agama dalam Konteks Hak Asasi Manusia. Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial, 3(2), 170-179. https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v3i2.155

Isa, M., & Mursal, M. (2024). Respon Mahasiswa dan Generasi Z Tentang Pernikahan Beda Agama: Responses of Students and Generation Z Regarding Interreligious Marriages. Bustanul Fuqaha: Jurnal Bidang Hukum Islam, 5(2), 322-342. https://doi.org/10.36701/bustanul.v5i2.1390

Istiqomah, Z. (2021). Ketika cinta membentur agama: analisis representasi lagu “Seamin Tak Seiman” karya Petrus Mahendra. TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora, 2(3), 303-310. https://doi.org/10.33650/trilogi.v2i3.2998

Jonathan, A. (2017). Pernikahan Beda Agama (Studi kasus pada pasangan pernikahan beda agama Katolik dengan Islam di Keuskupan Surabaya). Universitas Airlangga.

Luthfiyah, F. N., & Sabri, S. (2023). Analisis Semiotika Roland Barthes Pada Lagu" Sun Goes Down" Karya Lil Nas X. Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication, 4(3), 122-128. https://dx.doi.org/10.21776/ub.tuturlogi.2023.004.03.2

Mukhlis, E. L., Manalu, S. R., & Rahardjo, T. (2025). Negosiasi Identitas Dalam Keluarga Pasangan Berbeda Agama. Interaksi Online, 13(2), 1338. Retrieved from https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/50444

Nurjanah, I., Bariah, O., Nurlaeli, A., & Suryana, S. (2022). Persepsi Dan Pemahaman Masyarakat Kabupaten Karawang Terhadap Pernikahan Beda Agama Dan Akibatnya. Al-Ulum Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke Islaman, 9(3), 240-251. https://doi.org/10.31102/alulum.9.3.2022.240-251

Sa’adah, N. H. (2022). Perbedaan gender dalam memilih lembaga pendidikan ditinjau dari teori pilihan rasional James S. Coleman. Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak, 17(2), 223-236. https://doi.org/10.24090/yinyang.v17i2.6677

Selarani, K., Punia, N. I., & Nugroho, W. B. (2018). Fenomena Pacaran Berbeda Agama di Kalangan Pemuda-Pemudi Kota Denpasar. Jurnal Ilmiah Sosiologi (SOROT), 1(1), 1-8.

Downloads

Published

2026-03-11

How to Cite

Saphira Ditya, F. N., Litasari, Y. N. ., Ashil, F., Fiandari, R. A., Dinda Kartika, N. S., Maulana, M. A., & Nursetiyawati, P. S. (2026). ANALISIS SEMIOTIKA KISAH CINTA BEDA AGAMA PADA LIRIK LAGU “MANGU” DALAM PERSPEKTIF TEORI PILIHAN RASIONAL. Jurnal Metamorfosa , 14(1), 33–44. https://doi.org/10.46244/metamorfosa.v14i1.3482

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.