ANALISIS DEIKSIS DALAM CERPEN LELAKI YANG MENDERITA BILA DIPUJI KARYA AHMAD TOHARI

Authors

  • Dwi Putri Ardini Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Fitri Dwi Cahyani Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Aulia Najla Huwaida Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Dodi Firmansyah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Dase Erwin Juansyah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.46244/metamorfosa.v14i1.3539

Keywords:

cerpen, deiksis, pragmatik, semantik

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan deiksis dalam cerpen Lelaki yang Menderita Bila Dipuji karya Ahmad Tohari sebagai upaya memahami bagaimana bahasa bekerja membangun makna dan kohesi wacana dalam teks sastra. Urgensi penelitian terletak pada pentingnya kajian linguistik, khususnya semantik dan pragmatik, dalam menganalisis unsur kebahasaan yang berperan dalam pembentukan struktur cerita, karena kajian deiksis pada cerpen tersebut belum banyak dibahas secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis-jenis deiksis yang muncul serta fungsi referensial dan kontekstualnya dalam membangun hubungan antar tokoh, peristiwa, dan ruang cerita. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa satuan lingual dalam cerpen yang memuat deiksis persona, ruang, dan waktu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dan catat selama periode penelitian berlangsung. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi dengan pendekatan semantik dan pragmatik untuk menafsirkan makna rujukan serta konteks tutur. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 93 data deiksis, terdiri atas 71 deiksis persona, 20 deiksis ruang, dan 2 deiksis waktu. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa deiksis berperan penting dalam mengarahkan rujukan tokoh, memperjelas lokasi peristiwa, serta menandai urutan temporal yang menjaga koherensi cerita. Simpulan penelitian menegaskan bahwa deiksis merupakan unsur linguistik yang krusial dalam membangun struktur makna, memperkuat kohesi wacana, serta membantu pembaca memahami dinamika hubungan antar tokoh dan peristiwa dalam cerpen.


Abstract
This study examines the use of deixis in Ahmad Tohari’s short story Lelaki yang Menderita Bila Dipuji as an effort to understand how language constructs meaning and textual cohesion within literary discourse. The urgency of this research lies in the limited comprehensive studies that analyze deixis in this short story, despite its significant role in revealing how linguistic elements shape narrative structure through semantic and pragmatic mechanisms. This study aims to describe the types of deixis that appear in the text and to explain their referential and contextual functions in establishing relationships among characters, events, and spatial settings. The research employs a descriptive qualitative method, with data drawn from linguistic units in the short story containing personal, spatial, and temporal deixis. Data collection was conducted through observation and note-taking techniques throughout the research process. The data were analyzed using content analysis supported by semantic and pragmatic approaches to interpret referential meaning and contextual usage. The results reveal 93 occurrences of deixis: 71 personal deixis, 20 spatial deixis, and 2 temporal deixis. These findings demonstrate that deixis plays a crucial role in clarifying character references, describing spatial orientation, and marking temporal sequences that maintain narrative coherence. The study concludes that deixis is an essential linguistic component that shapes meaning, strengthens textual cohesion, and enhances readers’ understanding of character dynamics and event structures within the short story.

👁 Abstract Views: 53📥 PDF Downloads: 25

References

Aci, A. (2019). Analisis Deiksis pada Novel Sang Pemimpi Karya Andrea Hirata. Jurnal Ilmiah Sarasvati, 1(1), 1–15. https://doi.org/10.30742/sv.v1i2.734.

Chaer, A. (2009). Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Damayanti, R. (2015). Penggunaan Deiksis Semantik dalam Cerpen Siluet Jingga Karya Anggi P. Jurnal Buana Bastra, 2(2), 175–187. https://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/bastra/article/view/232.

Laila, A. I., Firdaus, A., Suhendar, Z. N., Hudhana, W. D., & Utomo, A. P. Y. (2022). Deiksis dalam Film Bumi dan Manusia Karya Hanung Bramantyo. Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan, 2(2), 74–95. https://doi.org/10.55606/cendikia.v2i2.305

Maemunah, S., & Akbar, V. K. (2021). Analisis Deiksis Dalam Kumpulan Cerpen Senja, Hujan, dan Cerita Yang Telah Usai Karya Boy Candra. Jurnal Metamorfosa, 9(2), 270–284. https://doi.org/10.46244/metamorfosa.v9i2.1409

Mahsun. (2017). Metode Penelitian Bahasa: Tahap Strategis, Metode dan Tekniknya. Depok: Rajawali Press.

Marsela, D. A., & Ansor, M. (2023). Analisis Cerpen Lelaki Yang Menderita Bila Dipuji Karya Ahmad Tohari Menggunakan Pendekatan Objektif dan Mimetik. Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 1(4), 51–64. https://doi.org/10.61132/semantik.v1i4.75

Mudani, A., & Sayfullah, A. (2024). Penggunaan Deiksis dalam Cerpen Nasihat-Nasihat Karya A. A. Navis. Demagogi: Journal of Social Sciences, Economics and Education ISSN:, 2(5), 310–326. https://doi.org/10.61166/demagogi.v2i5.71.

Muhyidin, A. (2019). Deiksis dalam Novel Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Karya Tere Liye dan Skenario Pembelajarannya di SMA. Metalingua, 17(1), 45–56. https://doi.org/10.26499/metalingua.v17i1.283

Nufus, S. H., & Fauziyah, R. (2025). Analisis Deiksis Persona, Tempat, dan Waktu Pada Cerpen “Cinta Tak Ada Mati” Karya Eka Kurniawan. Jurnal Bindo Sastra, 8(2), 115-121. https://jurnal.um-palembang.ac.id/bisastra/article/view/9038.

Pratiwi, C. L. I., & Utomo, A. P. Y. (2021). Deiksis dalam Cerpen “Senyum Karyamin” karya Ahmad Tohari sebagai Materi Pembelajaran dalam Bahasa Indonesia. Journal Lingua Susastra, 2(1), 24–33. https://doi.org/https://doi.org/10.24036/ls.v2i1.22

Putri, L. A. I. (2023). Deiksis Persona dalam Kanal Youtube Success Before 30 Edisi Level Up: Kajian Semantik dan Pragmatik. Skripsi: Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran. https://kandaga.unpad.ac.id/koleksi/repository/item/180110190058.

Rahardi, R. K. (2007). Berkenalan dengan Ilmu Bahasa Pragmatik. Malang: Dioma.

Sagaravil, S. (2024). Analisis Deiksis dalam Cerpen ”Sepotong Hati Yang Baru” Karya Tere Liye. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8, 27114–27120. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/16729.

Sari, D. P. (2024). Analisis Deiksis Pada Cerpen “Dilarang Menyanyi Di Kamar Mandi” Karya Seno Gumira Ajidarma. Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya, 2(4), 314–319. https://doi.org/10.61132/morfologi.v2i4.846

Wijana, I. D. P. (1996). Dasar-Dasar Ilmu Pragmatik. Yogyakarta: Andi.

Wirawati, D., & Solikhah, I. Z. (2021). Deiksis pada Slogan dalam Instagram @kominfomagelang dan Kaitannya dengan Bahan Ajar Teks Slogan. Semantik, 10(2), 163–176. https://doi.org/10.22460/semantik.v10i2.163-176

Yule, G. (1996). Pragmatics. New York: Oxford University Press.

Zubairi, A., Basri, A., & Zainuddin, A. (2024). Analisis Penggunaan Deiksis dalam Cerpen Bahasa Indonesia. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 1(6), 459–468. https://doi.org/10.61722/jmia.

Downloads

Published

2026-02-12

How to Cite

Ardini, D. P., Cahyani, F. D., Huwaida , A. N., Firmansyah, D., & Juansyah, D. E. (2026). ANALISIS DEIKSIS DALAM CERPEN LELAKI YANG MENDERITA BILA DIPUJI KARYA AHMAD TOHARI. Jurnal Metamorfosa , 14(1), 1–15. https://doi.org/10.46244/metamorfosa.v14i1.3539

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 

You may also start an advanced similarity search for this article.