PERANAN SARANA DAN PRASARANA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SMA NEGERI 3 BANDA ACEH
DOI:
https://doi.org/10.46244/penjaskesrek.v2i2.908Keywords:
Peranan Sarana dan Prasarana, Motivasi BelajarAbstract
Penelitian ini berjudul “Peranan Sarana dan Prasarana terhadap Motivasi Belajar pada Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SMA Negeri 3 Banda Aceh”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan sarana dan prasarana terhadap motivasi belajar pada pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan pada siswa kelas X SMA Negeri 3 Banda Aceh. Fokus Penelitian dalam penelitian ini adalah bagaimana peranan sarana dan prasarana terhadap motivasi belajar pada pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan pada siswa kelas X SMA Negeri 3 Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan guru olahraga SMA Negeri 3 Banda Aceh. Sampel di ambil dengan menggunakan teknik Purposive sampling, yaitu sebanyak 46 siswa dan 3 guru olahraga. Teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket/kuesioner. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan kualitatif. Dari hasil penelitian serta analisa dan interpretasi dapat disimpulkan bahwa terdapatnya peranan yang baik sarana dan prasarana terhadap motivasi belajar pada pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, siswa SMA Negeri 3 Banda Aceh. Hasil dari responden siswa yang menjawab (Ya) sebanyak 98.47% dan yang menjawab (Tidak) sebanyak sebesar 1.53% yang berarti baik dan hasil dari responden guru olahraga yang menjawab (Ya) sebanyak 100% dan yang menjawab (Tidak) sebanyak sebesar 0% yang berarti baik.
References
Agus S. Suryobroto. 2004. Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani: Universitas Negeri Yogyakarta:Fakultas Ilmu Keolahragaan.
Agus Supriyono. 2009. Cooperative Learning. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Alwi Hasan, dkk. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional Balai Pustaka.
Arikunto,1996, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta
Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Ed Revisi VI, Penerbit PT Rineka Cipta, Jakarta
Depdiknas, 2001. Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah. Jakarta. DirjenDikdasmen Direktorat SLTP.
Hadi, Sutrisno. 1994. Statistik. Yogyakarta : Andi.
Hamzah B. Uno. 2008. Teori Motivasi Dan Pengukurannya Analisis Di Bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Mahsun, Mohamad, 2006. Pengukuran Kinerja Sektor Publik, Penerbi BPFE,Yogyakarta.
Moleong, Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif, Penerbit PT Remaja Rosdakarya Offset, Bandung.
Nasution. 2009. Metode Research. Jakarta: Bumi Aksara.
Nawawi, H. 1995. Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta : Gajah Mada University Press.
Sardiman. 2008. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Soepartono. 2000. Sarana dan Prasarana Olahraga. Depdikbud.
Subana dan Sudrajat. 2009. Dasar-Dasar Penelitian Ilmiah. Bandung: CV.Pustaka Setia.
Sudjana. 2001. Metoda Statistika. Bandung: Tarsito.
Wawan S. Suherman. 2004. Kurikulum Berbasis Kompetensi Pendidikan Jasmani Teori dan Praktik Pengembangan. Yogyakarta: FIK UNY.
W. S. Winkel, S. J. 1983. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar.Jakarta : Gramedia
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















