PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MATERI BANGUN DATAR DENGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK DI SD
Keywords:
Kemampuan Pemahaman Konsep, Kemandirian Belajar, Matematika, Group Investigation, Pendekatan Saintifik.Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika dengan pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dengan pendekatan saintifik di kelas V SD Genuksari 02 Semarang. Variabel yang menjadi sasaran perubahan dalam penelitian ini adalah peningkatan pemahaman konsep dan kemandirian belajar siswa, sedangkan variabel tindakan yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dengan pendekatan saintifik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas sebanyak 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas V SD Genuksari 02 Semarang. Teknik pengumpulan data menggunakan instrument tes dan non tes. Pada siklus I diperoleh peningkatan 61,6 % dengan kriteria sikap mandiri siswa cukup baik. Pada siklus II diperoleh peningkatan dengan persentase mencapai 83,1 % dengan kriteria sangat baik. Pada siklus I dengan persentase ketuntasan kelas 52 %. Pada siklus II dengan persentase ketuntasan kelas 90 %. Berdasarkan hasil penelitian di atas maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dengan pendekatan saintifik di SD dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika materi bangun datar dan kemandirian belajar siswa kelas V SD Genuk sari 02 Semarang.
References
Aqib, Z. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Yrama Widya.
Ardiawan,Y. Budiyono, &Subanti, S. 2013. “Efektivitas Model Kooperatif Tipe NHT dengan PMR dan Model Kooperatif Tipe GI dengan PMR terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau dari Kreativitas Siswa”. Jurnal pasca UNS: Surakarta. Http://jurnal.pasca.uns.ac.id/index. php/mat/article/download/624/307. (diunduh 5 April 2014).
Feza-Piyose, N. 2012. “Language: A Cultural Capital For Conceptualizing Mathematicss Knowledge. Human Sciences Research Council, South Africa”. International Electronic Journal of Mathematicss Education. Vol. 7, No. 2, pp. 67-79.
Fraser, B.J., Malone,J.A & Neale, J.M. 1989. “Assessing and Improving the Psychological Environment of Mathematics Classrooms.” Journal of Research in Mathematics Education, 20, 191-201.
Kemendikbud. 2013. “Pendekatan & Startegi pembelajaran”(Bahan Ajar Diklat Guru dalam Rangka Implementasi Kurikulum 2013). Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kemendikbud. 2013. Permendikbud No. 64 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kurniawati, D. 2010. “Upaya Meningkatkan Kemandirian Belajar Peserta didik Dalam Pembelajaran Matematika Melalui Model CooperativeLearning Tipe Kepala Bernomor Terstruktur) Pada Peserta didik SMP N 2 Sewon Bantul”. Skripsi: UNY. Tersedia di http://eprints.uny.ac.id/1619/1/SKRIPSI.pdf (diunduh 25 Januari 2014).
Poerwanti, E. dkk. 2008. Asesmen Pembelajaran SD. Jakarta: Dikti.
Sanjaya, Wina. 2009. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Sharan, Y & Sharon, S. 1990. “Group Investigation Expands Cooperative Learning. Educational leadership”. 47 (4), 17-21.
Sharon, V. 2012. “The Roles They Play: Prospective Elementary Teachers and a Problem-Solving Task”. The Mathematics Educator Vol. 22, No. 1, 17–38.
Sumarmo, U. 2006. “Berfikir Matematik Tingkat Tinggi: Apa, Mengapa, dan Bagaimana Dikembangkan pada Peserta didik Sekolah Menengah dan Mahapeserta didik Calon Guru”. Makalah. Disampaikan pada Seminar Pendidikan Matematika di Jurusan Matematika FMIPA Universitas Padjadjaran, Tanggal 22 April 2006
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).









12.jpg)







