PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN GERAK DASAR LOKOMOTOR UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR

  • Hendriana Sri Rejeki hendriana@untad.ac.id
  • Gunawan Gunawan Universitas Tadulako
Keywords: Development, Learning Basic Locomotor Movements

Abstract

This study aims to produce a basic locomotor jump learning model with a simple game. The model developed as a means to achieve the learning objectives of physical education in developing the basic locomotor movement abilities of jumping, so that it can be used by teachers in carrying out physical education learning. The method used in this research is development research with reference to the method proposed by Borg and Gall, with the following research steps; (1) collecting information, (2) initial draft design (3) expert validation and revision, (4) small scale trial and revision, (5) large scale trial and revision, (6) final product, (7) test effectiveness. A small-scale trial was conducted at SD Negeri 5 Banawa, Banawa Donggala District, a large-scale trial was conducted at SD Negeri 12 Banawa, Banawa Donggala District. Based on the results of the model product effectiveness test, it is empirically proven that the product test results in the form of a locomotor jump basic motion learning model with simple games for elementary school grade 3 have a very good level of effectiveness. The results of the _t test according to the results of the development of the locomotor jump basic motion learning model packaged in the form of a simple game which shows that t-count is greater than t-table. The result of the research is that the locomotor jump basic motion learning model consists of four games, namely: (a) rope jumping game (b) carpet jumping game (c) goal game (d) obstacle jumping game. In other words, the basic locomotor jump learning model with this simple game is effective in supporting the learning process for physical education, sports and health in grade 3 elementary schools.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran gerak dasar lokomotor lompat dengan permainan sederhana. Model yang dikembangkan sebagai sarana untuk mencapai tujuan pembelajaran Pendidikan jasmani dalam mengembangkan kemampuan gerak dasar lokomotor lompat, sehingga dapat dipergunakan oleh guru dalam melaksanakan pembelajaran Pendidikan jasmani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan mengacu pada metode yang dikemukakan oleh Borg dan  Gall, dengan langkah-langkah penelitian sebagai berikut; (1) mengumpulkan informasi, (2) desain draf awal (3) validasi ahli dan revisi, (4) uji coba skala kecil dan revisi, (5) uji coba skala besar dan revisi, (6) produk akhir, (7) uji efektivitas. Uji coba skala kecil dilakukan di SD Negeri 5 banawa Kecamatan banawa donggala, uji coba skala besar dilakukan di SD Negeri 12 banawa Kecamatan banawa donggala. Berdasarkan hasil uji efektifitas produk model, terbukti secara empiris bahwa hasil ujian produk berupa model pembelajaran gerak dasar lokomotor lompat dengan permainan sederhana untuk sekolah dasar kelas 3 memiliki tingkat efektifitas yang sangat baik. Hasil uji _t menurut hasil pengembangan model pembelajaran gerak dasar lokomotor  lompat  yang dikemas dalam bentuk permainan sederhana  dimana menunjukan bahwa t-hitung  lebih besar dari t-tabel. Hasil penelitian adalah model pembelajaran gerak dasar lokomotor lompat terdapat empat permainan yaitu: (a) permainan lompat tali (b) permainan lompat karpet (c) permainan gawang (d) permainan lompat rintangan. Dengan kata lain model pembelajaran gerak dasar lokomotor lompat dengan permainan sederhana ini efektif untuk menunjang proses pembelajaran Pendidikan jasmani olahraga dan Kesehatan disekolah dasar kelas 3.

Kata Kunci : Pengembangan, Pembelajaran Gerak Dasar Lokomotor

References

Adang, Suherman dkk, (2004). Dasar gerak lokomotor, non lokomotor dan manipulatif.Bandung: Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia UPI.

Allen, K.E & Marotz, L.R. (2010). Profil perkembangan anak prakelahiran hingga usia 12 tahun. Edisi 5. Diterjemahkan oleh Valentino. Jakarta: Indeks. .

Anas, A. (2019). Peningkatan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan materi lompat jauh melalui pendekatan bermain pada peserta didik kelas Vi Sd Negeri 05 Bengkalis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 3(1), 265-273.

Andang Ismail. (2006). Education Games, Menjadi cerdas dan ceria dengan Permainan Edukatif. Yogyakarta: Pilar Media

Andini Dwi Intani (2012). Pengembangan Model Pembelajaran Motorik Berbasis Permainan pada Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Anak Tunagrahita” Tesis tidak diterbitkan. Pasca Sarjana UNY Prodi Ilmu Keolahragaan

Arends. (1997). Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstuktivitis, Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher

Argyris Kyridis, Eleni Tsakiridou, Christos Zagkos, et al. (2011). Educational Inequalitiesand School Dropout in Greece

Bakhtiar, S. (2014). Strategi Pembelajaran, Lokasi Sekolah, dan Kemampuan Gerak Dasar Peserta didik Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan. Vol. 20 Nomor 2, Desember 2014. Diambil pada Tanggal 23 Februari 2018, dari http://media.neliti.com/media/publications/107424-ID-strategi-pembelajaran-lokasi-sekolah-dan .pdf

Bucher & Deborah. (1995). Foundation of PE and Sport. Mosby. Toronto

Bellucci, m., & Isidori, e. (2017). Philosophical Profiles In Physical Education A Comparison Between Albania And Italy Eridiola Buzi D Francesco Taddei e. “bedër” university, 50.

Churchill, D. (2014). Presentation design for “conceptual model” learning objects. British Journal of Educational Technology, 45(1), 136-148

Dallas, G., Savvathi, Dallas, K., & Maridaki, M. (2019). The Effect Of 6-Weeks Whole Body Vibration On Muscular Performance On Young Noncompetitive Female Artistic Gymnasts. Science of Gymnastics Journal, 11(2).

Departemen Pendidikan Nasional, (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Jakarta: Depdiknas

Endang Rini Sukamti, (2011). Diktat perkembangan motorik. Yogyakarta:

Edward, H Wiliam. (2011). Motor Learning and Control From Theory to Practice. USA : Wadsworth.

Gorter R, dkk (2009) Psychologi stress and heakth in undergraduate dental studen: fifth year outcomes comapred with first year baseline results from fie European dental scholl. European Journal Dental Eduvation. V12

Graham, G. W., & Nimmo Smith, W. A. M. (2010). The application of holography to the analysis of size and settling velocity of suspended cohesive sediments. Limnology and Oceanography: Methods, 8(1), 1-15.

Graham G, Shirley Ann/Hale, Melisa Pr. (2007). Children Moving. New York. McGraw-Hill.

Hasbi & Sukoco, P. (2014) Pengembangan Model Pembelajaran Motorik dengan Modifikasi Permainan Tradisional untuk Sekolah Dasar Kelas Atas. Tesis Magister, tidak diterbitkan. Universitas Negeri Yogyakarta..

Heri Rahyubi., (2012). Teori-teori belajar dan aplikasi pembelajaran motorik. Bandung: Nusa Media

Hill, R. L., & Heesch, K. C. (2018). The Problem of Physical Inactivity Worldwide Among Older People. In The Palgrave Handbook of Ageing and Physical Activity Promotion (pp. 25-41). Palgrave Macmillan, Cham.

Joyce, B., Weil, M & Calhoun, E. (2016). Models of teaching. Edisi Kesembilan. Diterjemahkan oleh Rianayati Kusmini Pancasari. Yogyakarta:Pustaka Pelajar.

Magill, Richard A. (2011). Motor learning and control: Concepts and applications (8th ed). New York: McGraw-Hill.

Marliani, R. (2016). Psikologi perkembangan anak & remaja. Bandung: Pustaka Setia.

Nafiseh, K., & Saidon, A. (2013). Mastery of gross motor skills among preschool obese children. Journal physical education and sport Vol. XIII, No 2. 656. 656-661

Rahadian Yodha Bhakti & H. Cahyono Yuwono. (2016). Pengembangan Model Pembelajaran Permainan Clorfull Balls Run Untuk Reaksi Gerak Pada Anak Tunagarhita. Journal Online of Physical Education, Sport Health and Recreations. Universita Negeri Semarang

Rahyubi, Heri. (2014). Teori-teori Belajar dan Aplikasi Pembelajaran Motorik. Bandung: Nusa Media.

Ria Lumintuarso. (2011). Pembinaan Multilateral dalam pendidikan jasmani dan olahraga prestasi. Disrtasi doktor, tidak diterbitkan, Universitas Negeri Jakarta, Jakarta

Santrock, J.W (2007). Perkembangan anak. Edisi kesebelas Jilid 2. Terjemahan Mila Rachmawati dan Anna Kuswanti. Jakarta:Erlangga.

Santrock, John W. (2007). Child development (7th ed). Dallas: University of Texas

Seran, E., & Kurniati, E. (2019). Identifikasi Permainan Tradisional Busa No Manu Dan Perannya Dalam Mengembangkan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini. edusentris, 6(1), 1-12.

Syahrial, (2015) Merancang pembelajaran geraka dasar anak. UNP Press

Wibisono, R., Kartiko, D. C., & Hartoto, S. (2018). Journal of Physical Education , Health and Sport Improve the Motivation of Learning and Learning Outcomes Passing Down volleyball Through Cooperative Learning Model. Journal of Physical Education, Health and Sport, 5(2), 39–45.

Widodo. (2014). Strategi peningkatan aktivitas jasmani peserta didik sekolah dasar di indonesia strategies for increasing physical activity for elementary school students beyond subject matter of physical , sport , and health. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 20, 281–294.

Article Metrics
Abstract views: 202
pdf downloads: 139
Published
2021-11-18
How to Cite
Rejeki, H. S., & Gunawan, G. (2021). PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN GERAK DASAR LOKOMOTOR UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR. Jurnal Penjaskesrek, 8(2), 218-232. https://doi.org/10.46244/penjaskesrek.v8i2.1655
Section
Articles