PROFIL OLAHRAGA TRADISIONAL PAKU SUKHA DI KECAMATAN BELALAU KABUPATEN LAMPUNG BARAT PROVINSI LAMPUNG

  • Fadlu Rachman Universitas Aisyah Pringsewu
  • Ayi Rahmat Universitas Setia Budhi Rangkas Bitung
  • Andri Prasetiyo Universitas Aisyah Pringsewu
Keywords: Traditional Sports, Paku Sukha, Injang

Abstract

Olahraga tradisional merupakan permainan yang dihasilkan oleh tradisi masyarakat sekitar karena di dasarkan oleh alam, budaya, dan kultur masyarakat. Olahraga tradisional Paku Sukha khas Kabupaten Lampung Barat Provinsi Lampung sudah mulai terlupakan oleh generasi muda saat ini. Tujuan dari penelitian ini untuk merevitaliasi olahraga tradisional Paku Sukha di Kabupaten Lampung Barat yang sudah mulai terlupakan oleh generasi muda. Penelitian kualitatif tentang olahraga tradisional "Paku Sukha" di Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung, dengan sumber data berupa wawancara dan data tertulis. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pengamatan langsung pada objek peneltian , wawancara, dan dokumentasi. Untuk menganalisis data penulis menggunakan beberapa cara diantaranya: (1) reduksi data. (2) penyajian data, dan (3) verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sejarah olahraga tradisional Paku Sukha dijumpai khususnya didaerah Lampung Barat yang berada didaratan kecamatan Belalau. Olahraga tradisonal Paku Sukha tercipta berdasarkan kebiasaan masyarakat setelah pulang bekerja mereka inisiatif membuat permainan yang berasal dari sumber daya alam sekitar yaitu sejenis tumbuhan pakis/paku lalu ditambahkan dengan Injang (Kain Sarung), net dan lapangan sebagai media bermainnya. pemain olahraga tradisional Paku Sukha dalam satu tim terdiri dari lima orang pemain. empat orang pemain bertugas memegang dua Injang (Kain Sarung), membentuk dua pasang di dalam lapangan permainan. Sementara itu, satu orang lainnya bertugas sebagai pelempar bola, yang melemparkan bola kepada salah satu pemain di dalam lapangan pada awal permainan dan saat mengumpulkan hasil bola dari poin yang akan didapat. Setiap kelompok harus mencapai poin sembilan agar bisa memenangkan permainan.


Abstract
Traditional sports are games that are produced by the traditions of the surrounding community because they are based on nature, culture and the culture of the community. The traditional sport of Paku Sukha, typical of West Lampung Regency, Lampung Province, has begun to be forgotten by today's young generation. The aim of this research is to revitalize the traditional sport of Paku Sukha in West Lampung Regency which has begun to be forgotten by the younger generation. Qualitative research on the traditional sport "Paku Sukha" in Belalau District, West Lampung Regency, Lampung Province, with data sources in the form of interviews and written data. The data collection techniques used are direct observation of the research object, interviews and documentation. To analyze the data the author used several methods including: (1) data reduction. (2) data presentation, and (3) data verification or drawing conclusions. The results of the research show that the history of the traditional sport Paku Sukha is found especially in the West Lampung area which is on the mainland of Belalau sub-district. The traditional sport of Paku Sukha was created based on people's habits after returning home from work, they took the initiative to make games that came from the surrounding natural resources, namely a type of fern/fern plant and then added Injang (Song Cloth), a net and a field as playing media. Paku Sukha traditional sports players in a team consisting of five players. Four players are tasked with holding two Injang (cloth sarongs), forming two pairs on the playing field. Meanwhile, another person serves as the ball thrower, who throws the ball to one of the players on the field at the start of the game and when collecting the ball results from the points that will be obtained. Each group must reach nine points in order to win the game.

References

Alaska, A., & Hakim, A. A. (2021). Analisis Olahraga Tradisional Lompat Tali Dan Engklek Sebagai Peningkat Kebugaran Tubuh Di Era New Normal (Studi Literatur). Jurnal Kesehatan Olahraga, 9(3), 141–151.

Armanjaya, S., & Rachman, F. (2022). Peningkatan Minat Berolahraga Melalui Penerapan Olahraga Tradisional Gobak Sodor. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Universitas Aisyah Pringsewu, 4(3), 148–154.

Ashari, A. (2019). Perbandingan Pengaruh Permainan Olahraga Tradisional Hadang, Terompah Panjang, Egrang Terhadap Peningkatan Daya Tahan, Kecepatan, Dan Keseimbangan Pada Siswa Ekstrakurikuler Sd Impres 1 Tenga Kabupaten Bima Ntb. Jurnal Penjaskesrek, 6(2), 231–239. https://doi.org/https://doi.org/10.46244/penjaskesrek.v6i2.897

Bernhardin, D. (2021). Pengaruh Olahraga Permainan Tradisional Hadang terhadap Kelincahan Siswa. Journal of Physical and Outdoor Education, 3(1), 79–85.

Eris, M. (2023, October). Paku Sukha, Simbol Keberanian dan Persatuan dalam Budaya Lampung Barat. Koropak.Co.Id. https://koropak.co.id/19676/paku-sukha-simbol-keberanian-dan-persatuan-dalam-budaya-lampung-barat

Hadjarati, H., & Haryanto, I. A. (2020). Identifikasi Permainan Dan Olahraga Tradisional Kabupaten Gorontalo. Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha, 8(3), 127–135.

Juwanda, A., & Hermanzoni. (2020). Olahraga Tradisional Buru Babi Di Kenagarian Geragahan Lubuk Basung. Jurnal Patriot, 2(1), 38–47.

Khamdani, A. (2010). Olahraga Tradisional Indonesia. PT. Mancanan Jaya Cemerlang.

Kurniawan, A. W. (2019). Olahraga dan Permainan Tradisional. Wineka Media.

Majid, S. D., Umam, C., Rahmat, A., Zakaria, E., & Rachman, F. (2019). Olahraga Tradisional Membangun Karakter Bangsa. PT. Kanca Kreasi Selaras.

Merliza, P. (2021). Studi Etnomatematika: Eksplorasi Konsep Matematika pada Permainan Tradisional Provinsi Lampung. Suska Journal of Mathematics Education, 7(1), 21–30.

Nur, H. (2013). Membangun Karakter Anak Melalui Permainan Anak Tradisional. Jurnal Pendidikan Karakter, 3(1).

Rachman, F., & Prasetiyo, A. (2022). Pengaruh Olahraga Tradisional Dalam Meningkatkan Kelincahan Siswa SMPN 25 Pesawaran. JUPE: Jurnal Physical Education UNILA, 11(3).

Rachman, F., Ramadhan, Z. F., & Armanjaya, S. (2023). Pelestarian Olahraga Tradisional Melalui Festival Permainan Tradisional Se-Kota Bandar Lampung. PROFICIO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 157–163.

Rachman, F., Suharto, T. H., & Ramadhan, Z. F. (2023). Traditional Sport “Sepit-Sepitan” in Bali Province. Journal RESPECS (Research Physical Education and Sport), 5(2), 341–347.

Rahesti, N., Irawan, F. A., & Chuang, L.-R. (2023). Analisis permainan tradisional dalam pelestarian budaya: Systematic literatur review. Jurnal Pedagogi Olahraga Dan Kesehatan, 4(1), 22–29.

Rahmat, Z. (2017). Pengaruh Permainan Tradisional Lempar Kaleng Terhadap Kemampuan Motorik Anak Kelompok B Tk Al-Ikhlas Lamlhom Lhoknga Aceh Besar. Jurnal Penjaskesrek, 4(1), 1–9. https://doi.org/https://doi.org/10.46244/penjaskesrek.v4i1.773

Rumawatine, Z. (2020). Identifikasi Olahraga Tradisional Di Kabupaten Seram Bagian Barat. JARGARIA SPRINT: Journal Science of Sport and Healt, 2(1), 17–30.

Safrizal. (2021). Peranan Pendidikan Jasmani Dalam Membentuk Kedisiplinan Siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Banda Aceh. Jurnal Penjaskesrek, 8(2), 443–451. https://doi.org/https://doi.org/10.46244/penjaskesrek.v9i2.1932

Saputra, B. Z. (2022, October 2). Paku Sugha Olahraga Tradisional Lampung Barat seperti Voli, Pemain Pakai Sarung . Tribunlampungbarat.Com.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan : Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Syahran, R. (2015). Ketergantungan Online Game Dan Penanganannya. Jurna; Psikologi Pendidikan Dan Konseling, 1(1), 84–92. https://koropak.co.id/19676/paku-sukha-simbol-keberanian-dan-persatuan-dalam-budaya-lampung-barat

Witara, K., Gunawan, I. G. D., & Maisarih, S. (2023). Metodologi Penelitian Bidang Pendidikan : Panduan Praktis. PT. Green Pustaka Indonesia.

Article Metrics
Abstract views: 52
PDF downloads: 22
Published
2024-01-19
How to Cite
Rachman, F., Rahmat, A., & Prasetiyo, A. (2024). PROFIL OLAHRAGA TRADISIONAL PAKU SUKHA DI KECAMATAN BELALAU KABUPATEN LAMPUNG BARAT PROVINSI LAMPUNG. Jurnal Penjaskesrek, 10(2), 116-129. https://doi.org/10.46244/penjaskesrek.v10i2.2134
Section
Articles