PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN PSIKOMOTORIK BERBASIS PEER ASSESSMENT PADA KEGIATAN PRAKTIKUM IPA

  • Haris Munandar STKIP Bina Bangsa Getsempena
  • Safrina Junita STKIP Bina Bangsa Getsempena
Keywords: Psychomotor, Peer Assessment, Natural Sciences Practicum

Abstract

Psychomotor assessment can be carried out in every learning activity, one of them is in the science practicum activities. The implementation of science practicum for students of Elementary School Teacher Education Study Program also demands aspects of skills in carrying out practical activities. The large number of students in one class causes educators to only be able to assess the ability of student performance in groups. One strategy that can help educators in assessing student performance in science practicum activities is through peer assessment techniques. The research design used here is a research development with a 4-D model, namely Define, Design, Development and Disseminate. Based on the results of the needs analysis carried out at the define stage, it was obtained that psychomotor evaluation instruments are needed in the implementation of practical science activities. In the design phase, an initial draft of the instrument sheet will be carried out in accordance with the stages contained in the science practicum activities. At the development stage, an instrument sheet development phase will be carried out through expert validation activities and limited field trials. Disseminate stage which is the last stage, which is carried out dissemination of products on a larger sample. The results of the responses obtained from students showed that all students involved found it easier to carry out the assessment process with peer assessment techniques. They can use the time well in the assessment process so that the science practicum activities can run optimally. Every student who acts as a practitioner also seems eager to do practical activities because they know that they are being assessed directly, so that the assessment process becomes more objective.

Abstrak

Penilaian psikomotorik dapat dilaksanakan pada setiap kegiatan pembelajaran, salah satunya pada kegiatan praktikum IPA. Pelaksanaan praktikum IPA bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar juga menuntut aspek keterampilan dalam pelaksanaan kegiatan praktikum. Jumlah mahasiswa yang banyak dalam satu kelas menyebabkan pendidik hanya mampu menilai kemampuan kinerja mahasiswa secara berkelompok. Salah satu strategi yang dapat membantu pendidik dalam menilai kinerja mahasiswa pada kegiatan praktikum IPA yaitu dengan teknik peer assessment (penilaian teman sejawat). Desain penelitian yang digunakan di sini adalah penelitian pengembangan dengan model 4-D yaitu Define, Design, Development dan Disseminate. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan yang dilakukan pada tahap define diperoleh informasi bahwa Instrumen evaluasi psikomotorik sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan praktikum IPA.  Pada tahap design akan dilakukan sebuah perancangan draft awal lembar instrumen disesuaikan dengan tahapan-tahapan yang terdapat dalam kegiatan praktikum IPA. Pada tahap development akan dilakukan tahap pengembangan lembar instrumen melalui kegiatan validasi para ahli dan uji coba lapangan terbatas. Tahap disseminate yang merupakan tahap terakhir, yaitu dilakukan penyebarluasan prosuk pada sampel yang lebih banyak. Hasil respon yang diperoleh dari peserta didik menunjukkan bahwa seluruh peserta didik yang dilibatkan merasa lebih mudah dalam melaksanakan proses penilaian dengan teknik peer assessment. Mereka dapat memanfaatkan waktu dengan baik dalam proses penilaian sehingga kegiatan praktikum IPA dapat berjalan maksimal. Setiap peserta didik yang berperan sebagai praktikan juga terlihat bersemangat melakukan kegiatan praktikum karena mengetahui bahwa mereka sedang dinilai secara langsung, sehingga proses penilaian menjadi lebih objektif.

Kata Kunci:  Psikomotorik, Peer Assessment, Praktikum IPA

References

Anggereni, Santih. (2014). Mengembangkan Asesmen Kinerja Melalui Pembelajaran Berbasis Laboratorium. Makassar: Alauddin University Press.

Arikunto, Suharsimi. (2009). Prosedur Suatu Pendekatan Praktik Edisi Revisi, Jakarta: Rineka Cipta.

Budi, Y, dkk. (2014). Pengembangan Instrumen Penilaian Psikomotorik pada Pelaksanaan Praktikum Fisika Peserta didik Kelas X SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014, Radiasi, Vol.5, No.1.

Basuki, I. dan Hariyanto. (2014). Asesmen Pembelajaran. Bandung. PT. Remaja Rosdakarya.

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. (2017). Panduan Pengelolaan Dan Pemanfaatan Laboratorium IPA Cetakan ke-3, Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan .

Ditha Rahmalia. (2014). Penetapan Asestmen formatif Dalam Pembelajaran Berbasis Proyek Untuk Mengungkap Kemampuan Self Regulation Peserta didik SMA Pada Materi Kingdom Animalia. Universitas Pendidikan Indonesia repository.upi.edu.

Dudung, Agus. (2018). Penilaian Psikomotor. Karima: Bojongsari, Depok.

Johnson, D.W. & Johnson, R. (1987). Learning together and alone: Cooperative, competitive, and individualistic learning (2nd ed.). New Jersey: Prentice-Hall, Inc, Englewood Cliffs

Mania, Sitti. (2014). Asesmen Autentik untuk Pembelajaran Aktif dan Kreatif Implementasi Kurikulum 2013. Makassar: Alauddin University Press.

Nani, A, dkk. (2017). Pengembangan Instrumen Penilaian Psikomotor Peserta didik Sma Pada Praktikum Materi Protista , Seminar Nasional Pendidikan Sains, Strategi Pengembangan Pembelajaran dan Penelitian Sains untuk Mengasah Keterampilan Abad 21, Universitas Sebelas Maret: Surakarta.

Paul, P, dkk. (2017). Deskripsi Kemampuan Psikomotorik Peserta didik Praktikum Kelarutan Dan Hasil Kelarutan (KSP) Kelas XI IPA, Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UNTAN.

Pranjoto, M. (2009). Pengelolaan Praktikum Di Laboratorium Kimia SMA/MA, Makalah Pengabdian Pada Masyarakat , Kegiatan PPM Kerjasama yang berjudul Pelatihan Pengelolaan Laboratorium Kimia Bagi Pendidik/Pengelola Laboratorium SMA/MA Kabupaten Bantul: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta.

Rochmiyati. (2013). Model Peer Assessment Pada Pembelajaran Kolaboratif Elaborasi IPS Terpadu di Sekolah Menengah Pertama FKIP Universitas Lampung. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, Vol.17, Nomor 2: 333-346.

Saputra, Aji, Sri Wahyuni, dkk. (2016). Pengembangan Modul IPA Berbasis Kearifan Lokal Daerah Pesisir Pada Pokok Bahasan Sistem Transportasi di SMP, Jurnal Pembelajaran Fisika, Vol. 5, No. 2.

Siswaningsih, W. (2013). Penerapan Peer Assessment Dan Self Assessment Pada Tes Formatif Hidrokarbon Untuk Feedback Siswa SMA Kelas X. Jurusan Pendidikan Kimia FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia. Jurnal Pengajaran MIPA, Volume 18, Nomor 1, April 2013, hlm. 107-115.

Sri, M, dkk. (2015). Pengembangan Perangkat Penilaian Psikomotorik Pada Peserta Didik, Jurnal Biotek, Vol. 3, No 1.

Sukardi. (2011). Evaluasi Pendidikan Prinsip & Operasionalnya. Jakarta: Bumi Aksara.

Sugiono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitattif dan R&D, Bandung: Alfabeta.

Wahyuni, Sri dan Syukur Ibrahim. (2012). Asesmen Pembelajaran Bahasa. Bandung: Refika Aditama.

Article Metrics
Abstract views: 48
pdf downloads: 48
Published
2020-08-25
How to Cite
Haris Munandar, & Safrina Junita. (2020). PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN PSIKOMOTORIK BERBASIS PEER ASSESSMENT PADA KEGIATAN PRAKTIKUM IPA. Jurnal Tunas Bangsa , 7(2), 143-159. https://doi.org/10.46244/tunasbangsa.v7i2.1127
Section
Articles