ANALISIS KECERDASAN NATURALIS DALAM PEMBELAJARAN SUB TEMA BERMAIN DI LINGKUNGAN RUMAH PADA SISWA KELAS II SD NEGERI 19 RUKOH BANDA ACEH
Abstract
Kecerdasan naturalis merupakan dasar pemikiran yang sangat penting bagi awal perkembangan pola pikir siswa, melalui aspek kecerdasan ini anak mampu mengembangkan kreatifitas dan aktifitas. Kecerdasan natural ini bukan kecerdasan bawaan sebagaimana anak mengenal lapar dan haus, namun kecerdasan natural ini diperoleh melalui belajar, bimbingan dan melakukan eksperimen. Untuk siswa usia kelas rendah harus selalu dimbimbing dan diarahakn agar mengenal lingkungan lebih dekat serta hal lain yang berdampak dari kesalahan manusia. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas II SD Negeri 19 Rukoh. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perkembangan kecerdasan naturalis dalam pembelajaran sub tema bermain di lingkungan rumah pada siswa kelas II SD Negeri 19 Rukoh Banda Aceh dan mendekripsikan faktor yang mempengaruhi perkembangan kecerdasan naturalis dalam pembelajaran sub tema bermain di lingkungan rumah pada siswa kelas II SD Negeri 19 Rukoh Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu menguraikan sesuatu secara sistematis tentang data dan karakteristik subjekdan berusaha menggambarkan dan menginterprestasikan objek sesuai dengan apa adanya. Untuk pengumpulan datanya dilakukan melalui observasi, tes aktifitas, tes lisan dan tulisan pada siswa kelas II sebanyak 30 orang serta wawancara kepada guru kelas II.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan kecerdasan naturalis dalam sub tema bermain di lingkungan rumah pada siswa kelas II SD Negeri 19 Rukoh dapat dikategorikan tuntas, namun siswa lebih banyak yang memiliki nilai 72-85 atau B (50%), siswa yang memperoleh nilai 86-100 atau A (40%), sementara yang mendapat nilai C (10%). Stimulasi yang diberikan sangat membantu meningkatkan kecerdasan naturalis bagi siswa. Adapun faktor yang mempengaruhi kecerdasan naturalis pada siswa kelas II adalah rendahnya alat dan media peraga, sehingga sedikit pula eksperimen dilakukan guru, selanjutnya kegiatan pembelajaran tentang naturalis belum memiliki pedoman yang ril, sehingga anak-anak kurang terlibat dengan lingkungan.
References
Kesti W.R. 2011. Meningkatkan Kecerdasan Naturalis Anak Usia Dini melalui Penggunaan Metode Proyek. Tidak Diterbitkan (hanya dapat dipublikasi)
Departemen Pendidikan Nasional. 2003. Kurikulum Berbasis Kompetensi Pelajaran IPA Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah, Jakarta; Depdiknas
Mulyadi. S. 2004. Bermain dan Beraktivitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta Bekerja Sama Dengan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
R. Soedjadi. 2003. Kiat Pendidikan IPA di Indonesia, Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Depdiknas
Tim Penulis United States Agency for International Devolopment (USAID). 2014. bekerja sama dengan Wordl Education, EDC, Buku Sumber bagi Dosen LPTK; Pembelajaran Literasi Awal di LPTK, Jakarta: USAID
Nazir, Moh. 2005. Metode Penelitian. Bogor. Ghalia Indonesia.
Prana D. Iswara. 2011. Pembelajaran Menulis Awal di Kelas Rendah, Sumedang: UPI
Margono.2004. Metode penelitian Pendidikan.Jakarta:Reineka Cipta
Sukardi. 2004. Manajemen Penelitian Pendidikan. Jakarta. Bumi Aksara

