MODEL PEMBELAJARAN KOLABORASI SDGs DALAM PENDIDIKAN FORMAL SEBAGAI PENGENALAN ISU GLOBAL UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN SOSIAL PESERTA DIDIK

  • Maria Tareze Universitas Tanjungpura
  • Indri Astuti
  • Afandi
Keywords: Reward, Character, Discipline, Sticker

Abstract

The rapid progress of science and technology can be used as a means to improve the quality of education. In providing quality human resources, it is important to improve the quality of education. Advances in technology today require us to be able to create efficient learning for quality results. One of the innovative learning models that can be applied is the method of introducing global issues and collaborating it formal learning, so that students as the nation's next generation are fully aware of the role they have as citizens of the world. is a special learning method in raising issues that become the goals of SDG's (Sustainable Development Goals) in the practice of formal school materials. This study uses the literature review method by examining various literature related to learning models. In this case the specifications taken are SDGs 13 learning regarding climate action which is designed into environmental material for class 10 biology lessons to increase environmental literacy. The advantages of learning that are based on sustainable development are the efficiency of the learning process; solutions to SDGs issues which are a shared responsibility for ideal results; adapt to student needs. The conclusion from this study is that learning based on Sustainable Development is a good educational innovation and can be applied to educational institutions in Indonesia.

Abstrak

Pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dalam memberikan SDM yang berkualitas, penting dilakukan adanya peningkatan kualitas pendidikan. Kemajuan dalam teknologi saat ini menuntut kita untuk dapat menciptakan pembelajaran yang yang efisien untuk hasil yang berkualitas. Salah satu model pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan adalah metode pengenalan isu global yang disederhanakan dalam pembelajaran formal, sehingga siswa sebagai generasi penerus bangsa menyadari penuh peran yang ia miliki sebagai tanggung jawab warga dunia. merupakan metode pembelajaran khusus dalam pengangkatan isu yang menjadi goals dari SDG’s (Suistainable Development Goals) dalam praktek materi formal sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan cara mengkaji berbagai literatur yang berkaitan dengan model pembelajaran. Dalam hal ini spesifikasi yang diambil adalah pembelajaran SDGs ke 13 mengenai climate action yang dirancangkan kedalam materi lingkungan pemabalejaran biologi kelas 10 untuk meningkatkan literasi lingkungan. Keuntungan dari pembelajaran yang berbasiskan sustainable development ini adalah efisisensi proses pembelajaran ;solusi isu SDGs yang merupakan tanggung jawab bersama hasil ideal; menyesuaikan kebutuhan siswa. Kesimpulan dari kajian ini pembelajaran berbasis Sustainable Development ini merupakan salah satu inovasi pendidikan yang baik dan dapat diaplikasikan pada lembaga pendidikan di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afrina, A., Abbas, E. W., & Susanto, H. (2021). The Role of Historical Science in Social Studies Learning Materials for Increasing Values of Student's Nationalism. TheInnovation of Social Studies Journal, 3(1), 1-8

Anis, M. Z. A., Putro, H. P. N., Susanto, H., & Hastuti, K. P. (2020). Historical ThinkingModel in Achieving Cognitive Dimension of Indonesian History Learning. PalArch'sJournal of Archaeology of Egypt/Egyptology, 17(7), 7894-7906

Anis, M. Z. A., Sriwati, S., & Mardiani, F. (2020). Sisi Abu-Abu Kausalitas DanEvaluasinya Dalam Pembelajaran Sejarah. Jurnal Socius, 9(2), 169-180

Anis, M. Z. A., Susanto, H., & Fathurrahman, F. (2021). Studi Evaluatif PembelajaranSejarah Daring Pada Masa Pandemi Covid-19. Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarahdan Pendidikan, 5(1), 60-69

Efendi, I., Prawitasari, M., & Susanto, H. (2021). Implementasi Penilaian PembelajaranPada Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Sejarah. Prabayaksa: Journal of HistoryEducation, 1(1), 21-25.

Kemdiknas. (2010). Model Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (Education for Sustainable Development / ESD) melalui kegiatan Intrakulikuler. Jakarta: Pusat Penelitian Kebijakan, Balitbang Kemdiknas

McKoewn, R. (2002). Education for Sustainable Development Toolkit. Energy, Environment and Resources Center University of Tennessee. (Online). Diunduh dari http://www.esdtoolkit.org pada tanggal 13 agustus 2016

Mitchell, Bruce. (2010). Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Nuryani Y Rustaman.( 2005) . Strategi Belajar Mengajar Biologi. Malang: UM Press. Soares, Maria Lucia de Amorim & Petarnella, Leandro. 2011. Schooling for Sustainable Development in South America Policies, Actions and Educational Experiences. Newyork: Springer

Suhardi. (2012). Pengembangan Sumber Belajar Biologi. Yogyakarta: UNY Press. Syaiful, Sagala. 2006. Konsep dan Makna Belajar. Bandung: CV. Alfabeta

UNESCO Education for Sustainable Development Toolkit. (2006). Diunduh dari (http://www.unesco.org/education/desd) pada tanggal 13 agustus 2016

UNESCO Review of Contexts and Structures for Education for Sustainable Development (2009). Diunduh dari http://www.unesco.org/education/justpublished_desd2009.pdf pada tanggal 13 agustus 2016

UNESCO Education for Sustainable Development Source Book. (2012). Diunduh dari https://sustainabledevelopment.un.org/content/documents/926unesco9.pdf pada tanggal 13 agustus 2016

UNESCO Roadmap for Implementing the Global Action Programme on Education for Sustainable Development.(2014). Diunduh dari https://sustainabledevelopment.un.org/content/documents/1674unescoroadmap. pdf pada tanggal 13 agustus 2016

UNESCO. (2007). Asia-Pasific Guidelines for the Development of NationalEducation for Sustainable Development Indicators. Bangkok.UNESCO.

Article Metrics
Abstract views: 73
pdf downloads: 46
Published
2022-12-21
How to Cite
Tareze, M., Indri Astuti, & Afandi. (2022). MODEL PEMBELAJARAN KOLABORASI SDGs DALAM PENDIDIKAN FORMAL SEBAGAI PENGENALAN ISU GLOBAL UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN SOSIAL PESERTA DIDIK. Visipena, 13(1), 42-53. https://doi.org/10.46244/visipena.v13i1.1978
Section
Articles