HOLISTIC APPROACH TO HANDLING ADOLESCENT PREGNANCY: A CASE STUDY AT RSUDZA BANDA ACEH
DOI:
https://doi.org/10.46244/ghsj.v4i2.3199Keywords:
Adolescent Pregnancy, Holistic Approach, and Social Obstetric CareAbstract
Kehamilan remaja masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan holistik terhadap kasus kehamilan pada remaja usia 16 tahun di RSUDZA Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari observasi klinis, wawancara, dan telaah rekam medis. Hasil menunjukkan bahwa kehamilan remaja memiliki risiko medis, psikologis, dan sosial yang kompleks, termasuk anemia, potensi baby blues, dan tekanan sosial. Pendekatan holistik yang melibatkan multidisiplin terbukti mampu menangani aspek medis dan sosial secara menyeluruh. Disarankan agar pelayanan kesehatan menyediakan sistem dukungan holistik yang terintegrasi dalam penanganan kehamilan remaja.
References
Ariningtyas, N., Pratiwi, F., Alif, L., & Alda, L. (2023). Gambaran Faktor Resiko Anemia Gravidarum Di Puskesmas Sleman Tahun 2022. Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta, IV(2), 2808–7534.
Azura, N. (2025). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Antenatal Care di Wilayah Kerja Puskesmas Seberang Padanga. Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan dan Kedokteran, 2(1), 206–214.
Dewi, E. C. P., Yuria, M., & Gustina, I. (2021). Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Kehamilan Remaja. Binawan Student Journal, 3(2), 21–26. https://doi.org/10.54771/bsj.v3i2.330
Goffman, E. (2009). Stigma: Notes on the management of spoiled identity. Simon and Schuster.
Hamid, N. A., Pakhri, A., & Adam, A. (2021). Kunjungan Antenatal Care (ANC) Dengan Kejadian Stunting Pada Bayi Usia 6-23 Bulan. Media Gizi Pangan, 28(2), 57–63.
Kartikasari, R. I., Ummah, F., & Wahyu, D. I. (2022). Hubungan Peran Orang Tua Dengan Kejadian Kehamilan Remaja. Jurnal Media Komunikasi Ilmu Kesehatan, 14(02), 76–84. Diambil dari https://doi.org/10.38040/js.v14i2
Notoatmodjo. (2016). Metodologi Penelitian Kesehatan (2013 ed.). Jakarta: Rineka Cipta.
Putri, I. A. (2025). Kontroversi Pemberian Alat Kontrasepsi dalam PP 28 / 2024 terhadap Prinsip Pendidikan dan UU Perkawinan. Hukum Inovatif : Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora, 2(2), 258–272.
Rohmah, N., Yusuf, A., Hargono, R., Laksono, A. D., Masruroh, Ibrahim, I., & Walid, S. (2020). Determinants of teenage pregnancy in Indonesia. Indian Journal of Forensic Medicine and Toxicology, 14(3), 2080–2085. https://doi.org/10.37506/ijfmt.v14i3.10736
Rufaridah, A. (2019). Pelaksanaan Antenatal Care (ANC) 14 T Pada Bidan Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Menara Ilmu, XIII(2), 1–12.
Suarayasa, K. (2021). Pengaruh Pemeriksaan Antenatal Care (ANC) terhadap Kejadian Stunting pada Anak Balita : Literature Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 4(3), 349–354. https://doi.org/10.56338/mppki.v4i3.3561
Suci, U. L. E., & Sulistyaningrum, E. (2024). Pengaruh Pendidikan terhadap Pernikahan Anak Perempuan: Evaluasi Dampak Program Bantuan Siswa Miskin di Indonesia. Jurnal Ekonomi Indonesia, 13(2), 115–136.
Taher, S. L. (2022). Hubungan Antara Budaya, Pengetahuan dan Sosial Ekonomi Dengan Pernikahan Dini. Indonesia Journal of Midwifery Sciences, 1(3), 100–110. https://doi.org/10.53801/ijms.v1i3.46
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








11.jpg)




