EVALUASI KONDISI FISIK DOMINAN PADA ATLET DAYUNG DRAGON BOAT USM TAHUN 2018
DOI:
https://doi.org/10.46244/penjaskesrek.v5i2.826Keywords:
Evaluation, dominant physical condition, rowingAbstract
Research entitled. "Evaluation of dominant physical conditions in rowing sports (a study on USM rowing athletes in 2018" raised the physical condition of one component that must be improved by each athlete. With the presence of an athlete's physical abilities greatly affect the development of achievement. In rowing physical abilities an athlete can be seen from the ability of athletes to demonstrate perfectly rowing skills throughout the race.To support physical abilities during the race an exercise program is required in a physical condition that is arranged in a planned, programmed, and carried out continuously.The dominant physical condition needs to be improved in rowing is cardiovascular endurance, endurance of arm muscles, endurance of abdominal muscles, arm strength, arm muscle power, shoulders and flexibility. Research conducted was population research, which included all individuals who became the population in this study. This subject is all USM rowing athletes in 2018 totaling 16 athletes. From the data analysis the results of lung cardiac endurance ability are at a very low category level, with an average value of 1,774. The endurance ability of the arm and shoulder muscles is at the level of the less category, with an average value of 5.75. Endurance ability of abdominal muscles is at the level of good category, with an average value of 63.1. Arm muscle strength is at an adequate category level, with an average value of 31.75. The ability of the arm and shoulder muscles to be at the level of the category is less, with an average value of 3. The ability of sit and rich is in good category with the average value of 17.75.
Abstrak
Penelitian yang berjudul. “evaluasi kondisi fisik dominan pada cabang olahraga dayung (suatu penelitian pada atlet dayung USM tahun 2018” ini mengangkat kondisi fisik salah satu komponen yang harus ditingkatkan oleh setiap atlet. Dengan adanya Kemampuan fisik seorang atlet sangat mempengaruhi perkembangan prestasi. Pada cabang olahraga dayung kemampuan fisik seorang atlet dapat dilihat dari kemampuan atlet memperagakan dengan sempurna keterampilan dayung sepanjang perlombaan. Untuk mendukung kemampuan fisik selama perlombaan diperlukan suatu program latihan kondisi fisik yang disusun secara terencana, terprogram, teratur dan dilaksanakan secara kontinyu. Kondisi fisik dominan perlu ditingkatkan dalam cabang olahraga dayung adalah daya tahan jantung paru, daya tahan otot lengan, daya tahan otot perut, kekuatan lengan, power otot lengan, bahu dan kelentukan. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian populasi yaitu semua individu yang menjadi populasi dijadikan sampel dalam penelitian ini. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh atlet Dayung USM Tahun 2018 yang berjumlah 16 atlet. Dari analisis data diperoleh hasil kemampuan daya tahan jantung paru berada pada tingkat katagori kurang sekali, dengan nilai rata-rata 1.774. Kemampuan daya tahan otot lengan dan bahu berada pada tingkat katagori kurang, dengan nilai rata-rata 5.75. Kemampuan daya tahan otot perut berada pada tingkat katagori baik, dengan nilai rata-rata 63.1. Kemampuan kekuatan otot lengan berada pada tingkat katagori cukup, dengan nilai rata-rata 31.75. Kemampuan power otot lengan dan bahu berada pada tingkat katagori kurang, dengan nilai rata-rata 3. Kemampuan sit and rich berada pada kaegori baik dengan nila rata – rata 17.75.
Kata kunci: Evaluasi, kondisi fisik dominan, olahraga dayung
References
Bompa, Tudor O. (1990). Theory and Methodology of Training. Dubuge : Kendall/Hunt Publishing Company.
Edwind wandt dan gerald w. Brown (1977). Sport Medicine, Exercise and Fit. Jakarta, PT. Binarupa Aksara.
Engkos Kosasih. (1985). Olahraga Tehnik dan Program Latihan. Jakarta.
Gubadan Lincoln. (1981). Metodelogi Penelitian Kualitatif, Penerbit Angkasa, Bandung.
Hadi, Sutrisno. (1883). Metologi riserch jilid III, fakultas psychology UGM: jogyakarta.
Harsono. (1997). Coaching dan Aspek-Aspek Psikologi Dalam Coaching. Jakarta, PT. Dirjen Dikti P2LPT.
Nurhasan. (1991). Tes dan Pengukuran Olahraga, DepdikbudUniversitas Terbuka, Jakarta.
Nyak Amir. (2010). Pengukuran dan Evaluasi Kinerja Olahraga. Banda Aceh, Syiah Kuala University Press.
Lutan Rusli, (1988). Belajar Keterampilan Motorik. Jakarta: Departemen Pendidikan dan kebudayaan
Sajoto,M.(1988). Pembinaan Kekuatan Kondisi Fisik dalam Olahraga, Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan, Jakarta.
Suharsimi Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta, PT AsdiMahasatya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















