MAKNA DAN NILAI SIMBOL-SIMBOL DALAM NOVEL TEUNTRA ATOM KARYA THAYEB LOH ANGEN

  • Syahriandi Universitas Malikussaleh
Keywords: Makna, Nilai, Simbol-simbol, Novel Teuntra Atom

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan makna dan nilai simbol yang terkandung dalam novel Teuntra AtomKarya Thayeb Loh Angen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumenter.Teknik ini digunakan dengan mengumpulkan data dari sumber yang telah ada atau dokumen yang telah tersedia.Setelah data terkumpul, data tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik pembacaan heuristik dan hermeneutik.Dari penelitian ini tergambar makna dan nilai simbol yang berupa hubungan antara manusia dan Tuhan, yaitu pemberian nama yang sesuai dengan nilai-nilai keagamaan, adat dalam memotong tali pusar, dan larangan berhubungan dengan makhluk ghaib. Makna dari simbol-simbol sebagai hubungan manusia dengan alam berupa rumah panggung, bonsai tanaman, gambar hewan dan tumbuhan, dan aroma bunga.Hubungan antara manusia dengan manusia yang berupa simbol tercermin dari sikap kesopanan manusia dalam menjaga pandangan.Kemudian, simbol pintu berwarna kuning menyiratkan makna ketangguhan dalam masyarakat.Terakhir, gambar naga ini mencerminkan bahwa dahulu masyarakat kita memiliki kerukunan dengan bangsa-bangsa lain, terutama bangsa Cina.Simbol yang mencerminkan hubungan manusia dengan dirinya berupa menjaga diri agar selalu menjalankan perintah agama, yaitu menutup aurat.

 

References

Amien, Rahmat. 2013. Khasab Sulaman Khas Aceh.Online. http://rahmatscorner.blogspot.com. Diakses tanggal 5 Mei 2013

Damono, Sapardi Djoko. 1979. Sosiologi Sastra: Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta:

Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Dunia Melayu Sedunia. 2007. Rumoh Aceh. http://melayuonline.com. Diakses tanggal 5 Mei 2013

Endraswara, Suwardi. 2003. Membaca, Menulis, Mengajarkan Sastra. Yogyakarta: FBS Universitas Negeri Yogyakarta.

Harun, Mohd. 2009. Memahami Orang Aceh.Bandung: Citapustaka.

Kridalaksana. 1993. Kamus Linguistik. Jakarta: PT Gramedia.

Maskurun, 1984. Bahasa dan Sastra Indonesia.Jakarta Yudistira.

Newton, KM. 1990. Menafsirkan Teks: Pengantar Kritis Mengenai Teori dan Praktek Penafsiran Sastra. Singapore: Harvester Wheatsheaf.

Nurgiyantoro, Burhan. 1998. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Parera. 1991. Sintaksis. Jakarta. Garamadia Utama.

Rosyidi, M. Ikhwan dkk.. 2010. Analisis Teks Sastra. Yogjakarta: Graha Ilmu.

Semi, M. Atar.1993. Metode Penelitian Sastra. Bandung: Angkasa.

Siswantoro. 2005. Metode Penelitian Sastra: Analisis Psikologis. Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Waluyo, Herman J. 1994. Pengkajian Cerita Fiksi. Surakarta: Sebelas Maret University Press.

Setiadi, Elly. M. 2006..Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta: Kencana.

Suyitno. 1986. Sastra, Tata Nilai, dan Eksegesis. Yogyakarta: Anindita.

Tjiptadi, Bambang.1984.Tata Bahasa Indonesia. Cetakan II. Jakarta: Yudistira

Article Metrics
Abstract views: 303
pdf downloads: 602
Published
2014-07-31
How to Cite
Syahriandi. (2014). MAKNA DAN NILAI SIMBOL-SIMBOL DALAM NOVEL TEUNTRA ATOM KARYA THAYEB LOH ANGEN. Jurnal Metamorfosa , 2(2), 19-30. Retrieved from https://ejournal.bbg.ac.id/metamorfosa/article/view/107
Section
Articles