ANALISIS EKOKRITIK DALAM NOVEL KEKAL KARYA JALU KANCANA

  • Apriyanti Sihotang Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Een Nurhasanah Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Slamet Triyadi Universitas Singaperbangsa Karawang
Keywords: Novels, Intrinsic Elements, Literary Ecocritic

Abstract

This research is motivated by the amount of environmental damage that occurs and the lack of understanding of the position of humans with the natural environment, this study aims to build awareness to care for the universe so that it can form a generation that cares and loves its environment.  This study describe (1) the intrinsic elements of the novel Kekal by Jalu Kancana, (2) the environmental crisis in the novel Kekal by Jalu Kancana with an ecocritical approach. This study uses an approach with descriptive analysis method, which presents facts in the form of descriptions. The theory used in this research is Nurgiyantoro's intrinsic theory and literary ecocriticism, Greg Garrard's environmental crisis. The subject of this research is the novel Kekal by Jalu Kancana, the object of this research is the intrinsic elements and forms of environmental crisis in the novel Kekal by Jalu Kancana. The results of this study are: (1) intrinsic theory of the novels include the theme of environmental damage; a plot divided into five stages; characters and characterizations include Alit, Pepep, Tama, Alit's father, Mr. Murat, Kastia, Riski, Triyogo and Hassan; the background consists of place setting, namely Bandung and the area on the island of Sumatra, time setting (Morning, Afternoon, Evening, Four years ago, September, 2017), socio-cultural background (life habits of people who do not take care of the natural environment); the point of view of the main character's "I" first persona; language includes language variations and figure of speech; moral or mandate, namely loving the natural environment, (2) The environmental crisis in Jalu Kancana's Eternal novel includes Pollution, Wilderness, Apocalypse, Dwelling, Animals, Earth.

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kerusakan lingkungan yang terjadi dan kurangnya pemahaman mengenai kedudukan manusia dengan lingkungan alam, serta membangun kesadaran untuk merawat alam semestra hingga dapat membentuk generasi yang peduli dan cinta dengan lingkungannya.  Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan (1) unsur-unsur intrinsik novel Kekal karya Jalu Kancana, (2) krisis lingkungan dalam novel Kekal karya Jalu Kancana dengan pendekatan ekokritik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis, yaitu menyajikan fakta-fakta dalam bentuk deskripsi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori unsur intrinsik Nurgiyantoro dan ekokritik sastra, krisis lingkungan Greg Garrard. Subjek dalam penelitian ini adalah novel Kekal karya Jalu Kancana, objek penelitian ini adalah unsur-unsur intrinsik dan bentuk krisis lingkungan dalam novel Kekal karya Jalu Kancana. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Unsur intrinsik novel meliputi tema yaitu kerusakan lingkungan; plot yang terbagi dalam lima tahapan; tokoh dan penokohan di antaranya Alit, Pepep, Tama, Ayah Alit, Pak Murat, Kastia, Riski, Triyogo dan Hassan; latar terdiri dari latar tempat yaitu Bandung dan beberapa daerah di pulau Sumatra, latar waktu (Pagi, Siang, Malam, Empat tahun yang lalu, Bulan September, Tahun 2017), latar sosial budaya (kebiasaan hidup masyarakat yang tidak menjaga lingkungan alam); sudut pandang persona pertama “aku” tokoh utama; bahasa meliputi variasi bahasa dan majas; moral atau amanat yaitu mencintai lingkungan alam, (2) Krisis lingkungan dalam novel Kekal karya Jalu Kancana meliputi Pencemaran (Pollution), Hutan belantara (Wilderness), Bencana (Apocalypse), Perumahan/tempat tinggal (Dwelling), Binatang (Animals), Bumi (Earth).

Kata Kunci:  Novel, Unsur Intrinsik, Ekokritik Sastra

References

Desy. (2019). Mengenal Hutan. Sukoharjo: CV Graha Printama Selaras. Retrieved Mei 30, 2021

Dwi, W. (2019). Metode Penelitian Sastra. Jawa Tengah: Desa Pustaka Indonesia. Retrieved Februari 25, 2021

Efendi, F. A. (2019). Alih Fungsi Hutan Sumatera dalam novel Luka Perempuan Asap. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9. doi:2477-5932

Endraswara, S. (2016). Ekokritik Sastra; Konsep, Teori dan Terapan. Yogyakarta, Indonesia: Morfalingua. Retrieved Januari 29, 2021

Endraswara, S. (2016). Metode Penelitian Ekologi Sastra. Yogyakarta: CAPS (Center for Academic Publishing Service). Retrieved Januari 22, 2021

Garrard, G. (2004). Ecocriticism. New York: Routledge. Retrieved Mei 12, 2021

Harsono, S. (2008). Ekokritik: Kritik Sastra Berwawasan Lingkungan. Fakultas Sastra, Universitar Diponegoro, 34-36. Retrieved Februari 24, 2021

Haryanto, T. (2018). Pencemaran Lingkungan. Klaten: Penerbit Cempaka Putih. Retrieved Mei 30, 2021

Juanda. (2019). Ekokritik Film Avatar Karya James Cameron Sarana Pendidikan Lingkungan Siswa. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6-7. doi:https://doi.org/10.15294/jpbsi.v8i1.24893

Kencana, J. (2019). Kekal. D. I. Yogyakarta: Buku Mojok. Retrieved Januari 20, 2021

Maman Suryaman, S. d. (2018). Buku Guru Bahasa Indonesia. Indonesia: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Retrieved Februari 21, 2021

Nurgiyantoro, B. (2019). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta, Indonesia: Gadjah Mada University Press. Retrieved Januari 28, 2021

Sawijiningrum, W. (2018, Desember 2). Ekokritik dalam Novel Api Awan Asap Karya Korrie Layun Rampan dan Relevansi Pembelajaran Sastra di Sekolah Menengah Atas. Matapena: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra dan Pengajarannya, I, 85-86. Retrieved Maret 4, 2021

Setiaji, A. B. (2020, Desember). Representasi dan Nilai Kearifan Ekologi Puisi "Hujan Bulan Juni" Karya Sapardi Djoko Damono (Ekokritik Greg Garrard). Jurnal Lingue Bahasa, Budaya, dan Sastra, 109. doi:10.33477

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung, Jawa Barat, Indonesia: Alfabeta. Retrieved Januari 23, 2021

Tarigan, H. G. (2015). Prinsip-Prinsip Dasar Dasar Sastra. Bandung: CV Angkasa. Retrieved April 27, 2021

Warsiman. (2017). Pengantar Pembelajaran Sastra. Malang, Indonesia: UB Press. Retrieved Januari 29, 2021

Article Metrics
Abstract views: 297
pdf downloads: 711
Published
2021-07-30
How to Cite
Sihotang, A., Nurhasanah, E., & Triyadi, S. (2021). ANALISIS EKOKRITIK DALAM NOVEL KEKAL KARYA JALU KANCANA. Jurnal Metamorfosa , 9(2), 141-158. https://doi.org/10.46244/metamorfosa.v9i2.1482
Section
Articles