KOSA KATA BAHASA INDONESIA PADA PENGGUNA INSTAGRAM TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI

  • Muhammad Ali Sidiqin STKIP Budidaya Binjai
  • Sri Ulina Beru Ginting STKIP Budidaya Binjai
  • Isthifa Kemal Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Keywords: Vocabulary, Grammar, Exposition, Instagram

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kurikulum 2013 dikembangkan dengan penyempurnaan pola belajar sendiri dan kelompok dengan tetap memperhatikan pengembangan potensi, khususnya yang dimiliki setiap siswa, salah satunya adalah kemampuan siswa dalam menulis teks eskposisi. Hal yang sering  menjadi  kendala  dalam  menulis  adalah kurangnya penguasaan kosakata, padahal kosakata menentukan seberapa terampil seseorang dalam berbahasa. Semakin kaya kosakata yang kita miliki, maka semakin besar pula kemungkinan kita terampil berbahasa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui  ada  atau  tidaknya  pengaruh  penguasaan  kosakata  terhadap  kemampuan menulis  eksposisi  siswa  SMA  Muhammadiyah   1 Medan;  (2)  mengetahui  ada  atau tidaknya  pengaruh  penguasaan  tata  bahasa  Indonesia  terhadap  kemampuan  menulis eksposisi  siswa kelas X SMA Muhammadiyah  se-Kota Medan; serta (3) mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penguasaan kosakata dan tata bahasa Indonesia terhadap kemampuan menulis eksposisi siswa SMA Muhammadiyah  se-Kota Medan. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Muhammadiyah se-Kota Medan dengan mengambil sampel  sebanyak  250  siswa. Teknik   pengambilan   sampel   menggunakan   teknik   stratified   random   sampling. Pengumpulan data kosa kata, tata bahasa, dan menulis eksposisi dilakukan dengan tes kemampuan.  Teknik analisis data yang digunakan  adalah  analisis  korelasi  product moment dan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil yang di dapat ada 44 siswa (12,75%) siswa memiliki penguasaan kosa kata terhadap kemampuan menulis eksposis pada kategori tinggi, 251 siswa (72,72%) siswa berada pada kategori sedang dan 50 siswa (14.50%) siswa memiliki kemampuan rendah. Sementara untuk penguasaan tata bahasa Indonesia terhadap kemampuan menulis narasi di dapat data yaitu: 59 siswa (17.10%) kategori tinggi, 219 siswa (63,48%) siswa kategori sedang dan 67 siswa (19,42%) kategori rendah.

 

 Abstract

The background of this research is that the 2013 curriculum was developed by improving individual and group learning patterns while still paying attention to the development of potential, especially that of each student, one of which is the ability of students to write descriptive texts. The thing that often becomes an obstacle in writing is the lack of vocabulary mastery, even though vocabulary determines how skilled a person is in language. The richer the vocabulary we have, the more likely we are to be skilled at language. This study aims to: (1) determine whether or not there is an effect of vocabulary mastery on the ability to write exposition students of SMA Muhammadiyah 1 Medan; (2) knowing whether or not there is an influence of mastery of Indonesian grammar on the ability to write an exposition of the tenth-grade students of SMA Muhammadiyah in Medan City; and (3) to find out whether or not there is an effect of mastery of Indonesian vocabulary and grammar on the ability to write an exposition of students of SMA Muhammadiyah in Medan. The research subjects were students of class X SMA Muhammadiyah in Medan City taking a sample of 250 students. The sampling technique used a stratified random sampling technique. Vocabulary, grammar, and writing exposition data were collected by means of an ability test. The data analysis technique used is product moment analysis and multiple linear regression analysis. Based on the results obtained there are 44 students (12.75%) students have mastery of vocabulary on the ability to write exposure in the high category, 251 students (72.72%) students are in the medium category and 50 students (14.50%) students have the ability low. Meanwhile, for the mastery of Indonesian grammar on narrative writing skills, the data obtained are 59 students (17.10%) in the high category, 219 students (63.48%) in the medium category and 67 students (19.42%) in the low category.

References

Erniati, Lindayani, & Rachim, N. (2021). Penerapan Strategi Think Talk Write (TTW) Dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 30 Makassar. Jurnal Edukasi Nonformal, 2(2), 103-114. Retrieved from https://ummaspul.e-journal.id/JENFOL/article/view/3466

Ikhlasani, I., & R, S. (2021). Korelasi Penguasaan Kosakata Bidang Lingkungan Dengan Keterampilan Menulis Teks Pidato Persuasif Siswa Kelas IX SMP Negeri 13 Mukomuko. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(1), 1-10. doi:https://doi.org/10.24036/113157-019883

Irwansyah, N., & Ikhwati, A. (2016). Pengaruh Kemampuan Membaca Pemahaman dan Penugasan Kosakata Terhadap Keterampilan Menulis Argumentasi Pada Peserta Didik SMA di Depok. Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran, 10(1), 1-10. doi:https://doi.org/10.26877/mpp.v10i1%20JUNI.1257

Kemal, I. (2013). Kemampuan Menulis Surat Dinas. Jurnal Metamorfosa, 1(1), 1-10. Retrieved from https://ejournal.bbg.ac.id/metamorfosa/article/view/70

Kemal, I. (2013). Makna Kontekstual Bahasa Iklan Rokok Di Televisi. Visipena, 4(1), 1-20. doi:https://doi.org/10.46244/visipena.v4i1.90

Keraf, G. (2004). Komposisi: Sebuah Pengantar Kemahiran Bahasa. Flores: Nusa Indah.

Kurniati, N. (2018). Pengaruh Penguasaan Kosakata dan Tata Bahasa Terhadap Kemampuan Menulis Teks Eksposisi. Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 1(2), 195-200. doi:http://dx.doi.org/10.30998/diskursus.v1i02.5295

Maelasari, N. (2020). Menulis Teks Eksposisi Dalam Model Pembelajaran Mind Mapping. Metamorfosis: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya, 13(1), 41-49. Retrieved from https://unibba.ac.id/ejournal/index.php/metamorfosis/article/view/303

Nurgiyantoro, B. (2012). Penilaian Pembelajaran Bahasa. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Rosdiana, D. (2020). Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Dengan Menggunakan Strategi Think-Talk-Write. Jurnal Educatio, 6(1), 132-139. doi:https://doi.org/10.31949/educatio.v6i1.289

Rubiyati, Asrori, M., & Wicaksono, L. (2018). Pengaruh Pemanfaatan Media Sosial Instagram Terhadap Kreativitas Belajar Pada Remaja Kelas VII. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 7(5), 1-8. doi:http://dx.doi.org/10.26418/jppk.v7i5.25638

Sirait, B. (1985). Pedoman Karang Mengarang . Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Depdikbud.

Suriamiharja, A. (1996). Petunjuk Praktis Menulis . Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Bagian Proyek Guru SLTP Setara D-III.

Susanti, N., & Kemal, I. (2016). Upaya Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Anak Kelompok B Dengan Menerapkan Metode Bermain Peran Di PAUD IT Sunnah Banda Aceh. Jurnal Metamorfosa, 4(1), 48-62. Retrieved from https://ejournal.bbg.ac.id/metamorfosa/article/view/142

Tarigan, H. G. (2011). Pengajaran Kosakata. Bandung. Bandung: Angkasa.

Zuchdi, D. (2008). Strategi Meningkatkan Kemampuan Membaca Peningkatan Komprehensi. Yogyakarta: UNY Press.

Article Metrics
Abstract views: 21
PDF downloads: 28
Published
2022-07-30
How to Cite
Ali Sidiqin, M., Beru Ginting, S. U., & Kemal, I. (2022). KOSA KATA BAHASA INDONESIA PADA PENGGUNA INSTAGRAM TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI. Jurnal Metamorfosa , 10(2), 32-45. https://doi.org/10.46244/metamorfosa.v10i2.1868
Section
Articles