EDUKASI DAN PELATIHAN CORE STABILITY EXERCISE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN FUNGSI PARU DAN KEBUGARAN REMAJA OBESITAS

Authors

  • Angria Pradita Pendidikan Profesi Fisioterapis, Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW
  • Nurul Halimah Pendidikan Profesi Fisioterapis, Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW
  • Sartoyo Pendidikan Profesi Fisioterapis, Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW
  • Achmad Fariz Pendidikan Profesi Fisioterapis, Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW
  • Teddy Immawan Ambonesse Pendidikan Profesi Fisioterapis, Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW
  • Arief Effendi Pendidikan Profesi Fisioterapis, Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW

DOI:

https://doi.org/10.46244/jipot.v1i2.4121

Keywords:

Core Stability Exercise, Fungsi Paru, Kebugaran Kardiorespirasi, Obesitas Remaja

Abstract

Obesitas pada remaja menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang berdampak terhadap penurunan kebugaran fisik, kapasitas kardiorespirasi, dan fungsi paru. Rendahnya aktivitas fisik serta pola hidup sedentari menyebabkan kelompok remaja obesitas memiliki risiko mengalami gangguan kesehatan jangka panjang. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, fungsi paru, dan kebugaran kardiorespirasi mahasiswa dengan obesitas melalui edukasi dan pelatihan Core Stability Exercise (CSE). Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui tahapan skrining awal, edukasi kesehatan, pelatihan CSE, serta evaluasi sebelum dan sesudah program. Peserta mengikuti pengukuran indeks massa tubuh (IMT), lingkar pinggang, VO₂peak, dan fungsi paru melalui parameter FEV1 dan FVC. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui latihan CSE selama 6–8 minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu menggunakan latihan plank variations, bicycle crunch, mountain climber, bridge exercise, dan dead bug exercise. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor pengetahuan peserta dari 61,8 ± 9,4 menjadi 84,7 ± 7,1. Selain itu, terjadi penurunan berat badan sebesar 1,92 kg, penurunan IMT sebesar 0,74 kg/m², peningkatan FEV1 sebesar 0,18 L, FVC sebesar 0,23 L, serta peningkatan VO₂peak sebesar 3,3 ml/kg/menit. Program ini menunjukkan bahwa edukasi dan pelatihan CSE dapat menjadi pendekatan fisioterapi promotif dan preventif dalam meningkatkan fungsi paru serta kebugaran kardiorespirasi pada remaja obesitas.

👁 Abstract Views: 0📥 PDF Downloads: 0

Downloads

Published

2026-07-28

How to Cite

Pradita, A., Halimah, N., Sartoyo, Fariz, A., Ambonesse, T. I., & Effendi, A. (2026). EDUKASI DAN PELATIHAN CORE STABILITY EXERCISE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN FUNGSI PARU DAN KEBUGARAN REMAJA OBESITAS. Jurnal Ilmiah Pengabdian Otonomi Transformasi, 1(2), 28–35. https://doi.org/10.46244/jipot.v1i2.4121

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)