KAJIAN PEMEROLEHAN BAHASA MASYARAKAT PANGANDARAN
Keywords:
Pemerolehan, Bahasa, PangandaranAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya ketertarikan mengenai penggunaan variasi bahasa di suatu daerah. Ketika sedang mempelajari variasi, apakah itu dikaji dari segi perspektif kuantitatif atau kualitatif. Hal ini penting untuk menentukan setepat mungkin apa yang akan menjadi objek penelitian. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif analitik yang mengungkap keadaan yang sebenarnya mengenai penggunaan variasi bahasa yang terjadi di daerah Pangandaran.Karena meneliti variasi bahasa akan lebih cocok bila peneliti terjun langsung ke lapangan atau dengan kata lain peneliti mengobservasi langsung ke lapangan. Karena dengan observasi peneliti dapat langsung merasakan, melihat, dan mendengarkan gejala-gejala variasi bahasa yang terjadi di lapangan yang tentunya terjadi di lingkungan masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dilihat bahwa para partisipan dalam setiap percakapan adalah bilingual, baik pembeli, pemilik warung dan penjual rujak. Mereka menguasai dua bahasa, yaitu bahasa Sunda dan Indonesia, dengan baik. Dengan adanya peralihan bahasa, ini juga menunjukkan adanya satu peristiwa kebahasaan yang disebut dengan alih kode. Dari percakapan tersebut juga didapatkan kesaksian bahwa penduduk dan pedagang di sekitar pantai Pangandaran merupakan multilingual. Mereka setidaknya menguasai tiga bahasa, bahasa Indonesia, Sunda dan Jawa. Hal ini merupakan bagian dari variasi bahasa, variasi bahasa ini terjadi disebabkan masyarakat yang heterogen.
References
Aminuddin. 2013. Pengantar Apresiasi Karya Sastra.Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Koentjaraningrat. 2000. Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedi.
Moleong, Lexy J. 2006.Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosdakarya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








1.jpg)








