TINGKAT KETERANCAMAN DAN KEPUNAHAN BAHASA GAYO
Keywords:
Bahasa Gayo, Keterancaman, KepunahanAbstract
Penelitian ini berjudul “Tingkat Keterancaman dan Kepunahan Bahasa Gayo” Permasalahan dalam penelitian berkenaan dengan keterancaman dan kepunahan bahasa Gayo karena penutur bahasa Gayo mulai beralih kepada bahasa lain yang lebih luas daya jangkau komunikasinya (language of wider communicaion) yang dapat menggantikan bahasa itu dalam berbagai ranah (domain) penggunaan bahasa untuk mencapai peluang sosial dan ekonomi yang lebih luas. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat Gayo Lues, Blangkejeren sebagai penutur bahasa Gayo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bahasa Gayo yang dituturkan oleh masyarakat Gayo Lues, Blangkejeren telah berada dalam kategori Bahasa yang mulai terancam (disappearing) punah disebabkan oleh bahasa Gayo jika diamati, jumlah penuturnya menyusut dari generasi ke generasi, ranah pemakaiannya terbatas, dan ranah pemakaiannya terutama di rumah tangga mulai digantikan oleh bahasa lain dengan daya komunikasi yang lebih luas.
References
Saragih, Amrin. 2011. “Revitalisasi Bahasa Daerah dalam Konteks Sosial Indonesia”. Balai Bahasa medan.
Himmelmann, dan Ulrike Mosel, eds, Essentials of Language Documentation. Berlin: Walter de Gruyter.
Woodbury, Tony. 2008. Defining Documentary Linguistics. Diakses dari http://hrelp.org/events/workshops/eldp2008_6/resources/woodbury.pdf pada 29 Juni 2015.
Mahsun. 2005. Metode Penelitian Bahasa: Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya. Jakarta: PT Raja Grafindo Perkasa.
Sudaryanto. 1988. Metode Linguistik: Metode dan Aneka Teknik Pengumpulan Data. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Sugiyono. 2005. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Semi, M. Atar. 1993. Metodologi Penelitian Kualitatif. Padang: Angkasa Raya.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








1.jpg)








