UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR SISWA PELAJARAN SEJARAH DENGAN MENGGUNAKAN METODE SQ3R PADA POKOK BAHASAN PERKEMBANGAN PEMERINTAHAN ORDE BARU KELAS XII - IPA 2 SEMESTER I SMA NEGERI MODAL BANGSA TAHUN PELAJARAN 2011/2012
DOI:
https://doi.org/10.46244/visipena.v7i1.287Keywords:
TarmiziAbstract
Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah pembelajaran dengan metode SQ3R yang diberikan pada pokok bahasan perkembangan pemerintahan Orde Baru dapat meningkatkan kemampuan belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah pembelajaran dengan metode SQ3R yang diberikan pada pokok bahasan perkembangan pemerintahan Orde Baru dapat meningkatkan kemampuan belajar siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI yang berjumlah 36 siswa. Instrumennya adalah pengumpulan data berupa tes kemampuan belajar (tes kemampuan belajar I, II, III, yang berjumlah 10 soal), observasi, refleksi dan analisis data yaitu tingkat ketuntasan belajar siswa. Setelah mengamati proses pembelajaran dengan metode SQ3R pada siklus I, II, dan III, menunjukkan aktivitas siswa pada siklus I ke siklus II sebesar 0.5 dan pada siklus II ke siklus III meningkat sebesar 0.75. Pada kreativitas siswa terjadi peningkatan pada siklus I ke siklus II sebesar 0.5 dan pada siklus II ke siklus III meningkat sebesar 1.33. Dan pada siswa melaporkan terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 1.25 dan dari siklus I menunjukkan aktivitas siswa 2 (sedang) kreativitas 1.83 (sedang) dan melaporkan 1.5 (sedang). Pada siklus II meningkat aktivitas 2.5 (baik) kreativitas 2.33 (sedang) dan melaporkan 2.25 (sedang). Dan pada siklus III meningkat aktivitas 3.25 (baik) kreativitas 3.66 (baik) dan melaporkan 3.5 (baik) Dari hasil penelitian dapat dilihat peningkatan kemampuan belajar siswa pada pokok bahasan perkembangan pemerintahan Orde Baru, dengan hasil tes siklus I nilai tingkat ketuntasan siswa mencapai 52.7%, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 66.6%, dan pada siklus III meningkat menjadi 92.22% atau jika ditinjau dari tingkat ketuntasan belajar maka dari hasil tes siklus I diperoleh 17 orang yang memperoleh nilai kurang dari 65 dan pada siklus II menjadi 12 orang kemudian pada siklus III menjadi 1 orang. Dari analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa metode SQ3R dapat Meningkatkan Kemampuan Belajar Siswa Pada Siswa kelas XII - IPA 2 SMA Negeri Modal Bangsa Provinsi Aceh tahun pelajaran 2011/2012.
Downloads
References
Abdurrahman, Mulyono. 2003. Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Rineka cipta. Dipl,
Kamil. 2008. Teknik Membaca Textbook dan Penterjemahan. Surabaya: Kanisius.
Eman. 2008. Kemampuan Belajar, (Online). Jilid 8. (http://digilib.petra.ac.id, diakses 6 Juli 2011).
Hamalik, Oemar. 2004. Kurikulum dan pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara. 2008. Buku Paket Sejarah Kelas XII. Jakarta: Yudhistira.
Roqib, Moh. 2009. Ilmu Pendidikan Islam.Yogyakarta : PT. Lkis Pelangi Aksara.
Slameto. 2003. Belajar dan Faktor – Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Sudjana, Nana. 2005. Penelitian Hasil Belajar Mengajar. Bandung: Rosdakarya.
Suherman, Erman. 2009. Jurnal Pendidikan dan Budaya, (Online), Jilid1, (http://educarcie-fkiplinia.net, diakses 6 Juli 2011).
Wiraatmadja, R. 2007. Metode Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Rosdakarya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










1_(1)1.png)









