KAJIAN INTERFERENSI KOSA KATA BAHASA SUNDA TERHADAP BAHASA INDONESIA DALAM KARANGAN SISWA SDN 1 SUKAJAYA KABUPATEN BANDUNG BARAT
DOI:
https://doi.org/10.46244/visipena.v8i2.410Keywords:
Interference, Sundanese, Indonesian, StudentAbstract
The background of this study is the use of two or more languages used by students SDN 1 Sukajaya West Bandung regency as speakers of the language. This study aims to determine the picture and frequency of interference that occurs in SDN 1 Sukajaya students. This research is done by using descriptive method. Data collection is done using task sheets, questionnaires, interviews and documentation. The subject of this research is the third grade students of SDN Sukajaya Regency West Bandung. Data analysis is done by analyzing the text of each student essay. The results of this study as follows: of the total number of words produced by 35 students is 2048 words, in which there are 16 pieces of vocabulary that interfere into the Indonesian language conducted by 14 students. The symptoms of interference is due to several factors, namely the strong influence of mother tongue, the habit of using both Sundanese language and Indonesian language, by accident, geographical location so that it is very thick in using the local language, the local government policy that includes the Sundanese language as local content in school subjects, difficulty finding equivalent words in Indonesian language as well as low levels of parental education resulting in a lack of Indonesian language teaching in the family environment. The magnitude of the interference frequency of the Sundanese language vocabulary to the Indonesian language in the student essay is 0.78%, this shows only a small portion of the interference of the Sundanese and Indonesian language vocabulary that occurs in the student essay.
Abstrak
Latar belakang penelitian ini adalah penggunaan dua bahasa atau lebih yang digunakan oleh siswa SDN 1 Sukajaya Kabupaten Bandung Barat selaku penutur bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan frekusensi interferensi yang terjadi pada siswa SDN 1 Sukajaya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data yang diakukan dengan menggunakan lembar tugas, angket, wawancara serta dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SDN Sukajaya Kabupaten Bandung Barat. Analisis data dilakukan dengan menganalisis naskah karangan setiap siswa. Hasil penelitian ini sebagai berikut : dari jumlah total kata yang diproduksi oleh 35 siswa yaitu 2048 kata, didalamnya terdapat 16 buah kosakata yang berinterferensi kedalam bahasa Indonesia yang dilakukan oleh 14 siswa. Gejala interferensi ini lebih disebabkan oleh beberapa faktor yaitu kuatnya pengaruh bahasa ibu (mother tongue), kebiasaan menggunakan kedua bahasa (campuran) bahasa Sunda dan bahasa Indonesia, ketidaksengajaan, letak geografis sehingga sangat kental menggunakan bahasa daerahnya, kebijakan pemerintah daerah yang memasukan bahasa Sunda sebagai muatan lokal dalam mata pelajaran di sekolah, kesulitan mencari padanan kata dalam bahasa Indonesia serta tingkat pendidikan orang tua yang masih rendah mengakibatkan kurangnya pengajaran bahasa Indonesia di lingkungan keluarga. Besarnya frekuensi interferensi kosakata bahasa Sunda terhadap bahasa Indonesia dalam karangan siswa adalah sebesar 0,78%, hal ini menunjukan hanya sebagian kecil interferensi kosakata bahasa Sunda dan bahasa Indonesia yang terjadi dalam karangan siswa.
Kata kunci : Interferensi, Bahasa Sunda, Bahasa Indonesia, Siswa
Downloads
References
Chaer, A. & Leonie A. (2004). Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta : Rineka Cipta.
Hartati, T. (2010). “Pendidikan Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Kedua”. Makalah pada Seminar Antarbangsa (Internasional) Pendidikan Bahasa Melayu Serantau, Beijing.
Haryanta, T. A. (2012). Kamus Kebahasaan dan Kesusasteraan. Surakarta: Aksara Sinergi Media
Johan, G. M. (2013). Interferensi Kosakata Bahasa Sunda Terhadap Bahasa Indonesia Dalam
Karangan Siswa SDN 1 Sukajaya Kabupaten Sunda (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia).
Johan, G. M. (2017). “Identifikasi Kedwibahasaan Siswa: Implementasi Studi Kebahasaan Di Sekolah Dasar”. Jurnal Tunas Bangsa, 4(1).
Pranowo. (1996). Analisis Pengajaran Berbahasa untuk Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Guru Bahasa. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press
Rusyana, Y. (1984). Bahasa dan Sastra dalam Gamitan Pendidikan. Bandung: CV. Diponegoro
Tarigan, H. G. (2009). Pengajaran Kedwibahasaan. Bandung : Angkasa
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










1_(1)1.png)









