PROBLEMATIKA GURU DALAM MEMBENTUK PERILAKU SOPAN SANTUN SISWA DENGAN NILAI KEARIFAN LOKAL DI SDN 2 MATA IE
DOI:
https://doi.org/10.46244/tunasbangsa.v12i2.3347Keywords:
Problematika Guru, Perilaku Sopan Santun, Kearifan LokalAbstract
Perilaku sopan santun merupakan bagian dari pembentukan karakter yang mencerminkan jati diri peserta didik, terutama dalam budaya masyarakat Aceh yang menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan adab. namun, dalam praktiknya, pembentukan perilaku sopan santun di sekolah sering menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi guru dan faktor-faktor yang menjadi penyebab munculnya permasalahan dalam membentuk perilaku sopan santun dengan nilai kearifan lokal pada siswa di SDN 2 Mata Ie Kabupaten Aceh Besar serta untuk mendeskripsikan upaya guru dalam mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap dua orang guru yang terdiri dari guru kelas IV dan guru kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi berbagai problematika, seperti keterbatasan waktu dalam memantau perilaku non-akademik, ketidakkonsistenan penguatan nilai sopan santun, dan rendahnya kesadaran siswa terhadap pentingnya adab. Faktor utama yang memperkuat tantangan ini berasal dari luar sekolah, seperti minimnya peran keluarga dalam membiasakan nilai-nilai kesopanan, pengaruh pergaulan, serta penggunaan teknologi tanpa pengawasan, temuan lain upaya yang dapat dilakukan guru yaitu membentuk karakter siswa melalui pembiasaan, nasihat, sanksi edukatif, dan kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat.
Abstract
Polite behavior is an integral part of character development that reflects the identity of students, especially within Acehnese society, which highly upholds cultural and moral values. However, in practice, fostering polite behavior in schools often faces various challenges. This study aims to identify the problems faced by teachers and the factors contributing to these challenges in shaping polite behavior based on local wisdom values among students at SDN 2 Mata Ie, Aceh Besar District. It also seeks to describe the efforts made by teachers to overcome these obstacles. This research employs a phenomenological approach. Data were collected through interviews with two homeroom teachers of Grade IV and Grade V. The findings reveal that teachers encounter several issues, such as limited time to monitor students’ non-academic behavior, inconsistency in reinforcing polite behavior, and low student awareness of the importance of manners. The primary factors that intensify these challenges originate outside the school, such as the lack of family involvement in instilling polite values, peer influence, and unsupervised use of technology. Other findings suggest that teachers can foster students' character through routine habituation, advice, educational sanctions, and collaboration with parents and the community.
References
Antika, N. D. (2024). Peranan Guru Dalam Membentuk Karakter Disiplin Dan Sopan Santun Siswa Kelas III Sekolah Dasar Negeri 05 Kelapa Tujuh. Griya Cendikia, 9(2), 372-382. https://doi.org/10.47637/griyacendikia.v9i2.1512
Bahri, S. (2012). Pelaksanaan syari’at Islam di Aceh sebagai bagian wilayah negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jurnal Dinamika Hukum, 12(2), 358-367. http://dx.doi.org/10.20884/1.jdh.2012.12.2.62
Buan, Y. A. L. (2020). Guru dan Pendidikan (L. Amon, ed.). Jawa Barat: Adab (CV. Adanu Abimata).
Candrasari, R., Fadhillah, N., Praza, R., & Desiariawati, N. (2018). An Analysis of Culture Value in Adat Bak Poe Teumeureuhom, Hukom Bak Syiah Kuala, qanun Bak Putro Phang, Reusam Bak Binatara. Indian Journal of Public Health Research & Development, 9(12), 1985-1889.
Djuwita, P., & Guru, P. (2017). Pembinaan Etika Sopan Santun Peserta Didik Kelas V Melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Di Sekolah Dasar Nomor 45 Kota Bengkulu. Jurnal PGSD: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 10(1), 27-36. https://doi.org/10.33369/pgsd.10.1.27-36
Dyah, S. (2017). Panduan implementasi penguatan pendidikan karakter. Jakarta: Erlangga.
Framanta, G. M. (2020). Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Kepribadian Anak. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 2(1), 126–129. https://doi.org/10.31004/jpdk.v2i1.654
Husna, N. A., Santoso, S., & Ismaya, E. A. (2022). Penanaman Budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) pada Siswa Sekolah Dasar. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(2), 561-567. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i2.441
Madani, H. (2021). Pembinaan nilai-nilai kejujuran menurut Rasulullah Saw. Jurnal Riset Agama, 1(1), 145-156.
Nur, A., & Malli, R. (2022). Peran orang tua dalam pembentukan karakter anak usia dini di Desa Bontoala Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Islamic Journal: Pendidikan Agama Islam, 1(01), 83-97.
Nurfirdaus, N., & Sutisna, A. (2021). Lingkungan sekolah dalam membentuk perilaku sosial siswa. Naturalistic: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2b), 895-902.
Pakaya, I., Posumah, J., & Dengo, S. (2021). Pengaruh Lingkungan Sosial Terhadap Pendidikan Masyarakat Di Desa Biontong I Kecamatan Bolangitang Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Jurnal Administrasi Publik, 7(104), 11-18. Retrieved from https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/JAP/article/view/33692
Pasaribu, I. K. (2017). Pengaruh bimbingan kelompok terhadap sopan santun siswa kelas xi mas pp irsyadul islamiyah tanjung Medan kabupaten labuhanbatu selatan (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara).
Pertiwi, H. (2020). Menumbuhkan sikap sopan santun dalam kehidupan sehari–hari melalui layanan klasikal bimbingan dan konseling kelas xi SMA Negeri 3 Sukadana. Jurnal Inovasi Bimbingan Dan Konseling, 2(2), 65-69. https://doi.org/10.30872/ibk.v2i2.652
Prastica, D. L., & Krisphianti, Y. D. (2022). Menanamkan Karakter Sopan Santun Dengan Nilai Kearifan Lokal Nusantara. Prosiding Konseling Kearifan Nusantara (KKN), 2, 238-242. https://doi.org/10.29407/t9k7rw21
Prayuda, R. A., Munir, Z., & Siam, W. N. (2020). Pengaruh Pemakaian Gadget Terhadap Perilaku Sosial Siswa di Sekolah Dasar Negeri Taal 01 Kecamatan Tapen Kab. Bondowoso. Jurnal Keperawatan Profesional, 8(1), 40-48. https://doi.org/10.33650/jkp.v8i1.1020
Pustikasari, A. W. (2020). Analisis Dampak Pembiasaan Pagi Hari Terhadap Karakter Sopan Santun di SDN Manisrejo. Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar, 2, 264-276.
Putri, F. S., Fauziyyah, H., Dewi, D. A., & Furnamasari, Y. F. (2021). Implementasi Sikap Sopan Santun Terhadap Karakter Dan Tata Krama Siswa Sekolah Dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(6), 4987-4994. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1616
Putri, R. A., Pratiwi, I. A., & Kuryanto, M. S. (2022). Problematika Guru dalam Program Pembiasaan Karakter Sopan Santun Siswa Sekolah Dasar. P2M STKIP Siliwangi, 9(1), 33-42. https://doi.org/10.22460/p2m.v9i1.3054
Riezal, C., Joebagio, H., & Susanto, S. (2018). Upaya Internalisasi Nilai-Nilai Budaya Peumulia Jamee Masyarakat Aceh dalam Pembelajaran Sejarah (Studi Kasus di SMA Negeri 1 Darul Makmur). BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual, 3(2), 190-200. https://doi.org/10.28926/briliant.v3i2.167
Saniyyah, L., Setiawan, D., & Ismaya, E. A. (2021). Dampak penggunaan gadget terhadap perilaku sosial anak di desa jekulo kudus. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4), 2132-2140. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i4.1161
Wasriyani, N. (2023). Penanaman Pendidikan Karakter Sopan Santun Melalui Pembelajaran Akidah Akhlak Di Madrasah Ibtidaiyah Inayatushshibyan 2 Kota Banjarmasin. Jurnal Tunas Bangsa , 10(2), 92-104. https://doi.org/10.46244/tunasbangsa.v10i2.2061
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).









12.jpg)







