KEANEKARAGAMAN DAN KELESTARIAN TERUMBU KARANG SEBAGAI POTENSI WISATA KELESTARIAN LINGKUNGAN DI PULAU RUBIAH SABANG
DOI:
https://doi.org/10.46244/visipena.v2i1.37Keywords:
Keanekaragaman, Kelestarian, Terumbu KarangAbstract
Ekosistem terumbu karang memiliki arti yang sangat penting bagi kehidupan manusia, baik dari segi ekonomi maupun sebagai penunjang kegiatan rekreasi karena keindahannya. Terumbu karang tersebar di seluruh dunia dan mencakup lebih dari 100 negara, termasuk Indonesia, dengan luas diperkirakan mencapai 600.000 km2. Mulai dekade 1990-an, para ahli mulai mengangkat isu tentang semakin memburuknya kondisi terumbu karang dunia, antara lain Indonesia. Saat ini diperkirakan 10% dari terumbu karang dunia dalam kondisi sangat rusak dan bahkan kemungkinan tidak dapat dipulihkan kembali. Dalam kurun waktu 20 tahun mendatang, apabila tidak ada upaya pelestarian yang intensif, maka diperkirakan 30% dari terumbu karang yang ada akan mengalami nasib yang sama.
Downloads
References
Anonym (2008). Terumbu Karang. http://www.goblue.or.id/tentang-terumbu-karang/
Dahuri, R (2007). Terumbu Karang Yang Terancam di Asia Tenggara. http: // www. wri. org/ publication/ terumbu -karang – yang – terancam – di – asia - tenggara
Ernawati (2008). Tentang Terumbu Karang. http://www.goblue.or.id/tentang-terumbu-karang/
Fachrul, M F (2007). Metode Sampling Bioekologi. Bumi Aksara, Jakarta.
Firmansyah (2009). Terumbu Karang Indonesia. http: //firmansyah11. files. wordpress. com
Hady (2007) .Mengapa Terumbu Karang Harus Segera Di Selamatkan. http: //www. geocities. com / minangbahari / coremap / mengenali. html
Hutabarat, S dan M. E. Stewart (1985). Pengantar Oseanografi. Universitas Indonesia, Jakarta.
Indrawadi (2007). Ukuran Dan Kerugian Akibat Kerusakan Terumbu Karang. http://www. geocities. com /minangbahari / artikel / ukuran_kerugian. html
Muktar (2008). Terumbu Karang Harus Di Selamatkan. http: // geo. ugm. ac. Id / archives / 100
Nybakken, J.W. (1992). Biologi Laut: Suatu Pendekatan Ekologis. Gramedia, Jakarta.
Nontji, A (1997). Laut Nusantara. Djambatan, Jakarta.
Purbani, E. Pello, E.S.R. Tambar, T. Ridwan (1999). Pengaruh Faktor Lingkungan terhadap Pertumbuhan Zooplankton. Program Studi Ilmu Perairan IPB. Bogor.
Romimohtarto, K. Sri Juana (2001). Biologi Laut: Ilmu Pengetahuan tentang Biota Laut. Djambatan, Jakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










1_(1)1.png)









