PEMANFAATAN MUSEUM SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH
DOI:
https://doi.org/10.46244/visipena.v9i2.455Keywords:
Museum, Learning Resources, Teaching and HistoryAbstract
This aims of the research is for describes The Utilization of Museum as learning resources for history learning in DKI Jakarta. This research uses qualitative method with descriptive research type. The components of this research is: 1). What a collection of Museum Perumusan Naskah Proklamasi and Museum Kebangkitan Nasional that can be used as learning resources, 2). How teachers use museum collection as history learning resources, 3). What a problems in history learning by using history resources of Museum Perumusan Naskah Proklamasi and Museum Kebangkitan Nasional as learning resources. The research was conducted in SMAN 27 Jakarta, SMAN 4 Jakarta, SMAN 76 Jakarta, and SMAN 89 Jakarta. The data sources consist of informants ( Head of The Museum, Historical Resource Management, Headmaster, Historical Teachers, Students [Class XI IPS and MIPA]), documents (syllabus, RPP, and other documents that can support this research), as well as places and events. Data collection techniques used interview techniques, observation, and document analysis. Data validity using triangulation. Data analysis uses interactive analysis with three stages of analysis, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing that interact with data collection cycle.
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemanfaatan museum sebagai sumber belajar dalam pembelajaran sejarah di DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Komponen-komponen yang menjadi fokus penelitian ini, yaitu: 1) Koleksi apa saja yang ada di museum Perumusan Naskah Proklamasi dan museum Kebangkitan Nasional yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar, 2) Bagaimana guru memanfaatkan koleksi museum sebagai sumber belajar sejarah, dan 3) Apa saja kendala pembelajaran sejarah dengan memanfaatkan sumber sejarah museum Perumusan Naskah Proklamasi dan museum Kebangkitan Nasional sebagai Sumber Belajar. Penelitian ini dilakukan di SMAN 27 Jakarta, SMAN 4 Jakarta, SMAN 76 Jakarta dan SMAN 89 Jakarta. Sumber data terdiri atas informan (Kepala Museum, Pengelola Museum, Kepala Sekolah, Guru Sejarah, Siswa [kelas XI IPS dan MIPA]), dokumen (silabus, RPP, dan dokumen lain yang dapat mendukung penelitian ini), serta tempat dan peristiwa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan analisis data dokumen. Validitas data menggunakan trianggulasi. Analisis data menggunakan analisis interaktif dengan tiga tahapan analisis, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan yang berinteraksi dengan pengumpulan data secara siklus.
Kata Kunci: Museum, Sumber Belajar, dan Pembelajaran Sejarah
Downloads
References
Aman. 2011. Model Evaluasi Pembelajaran Sejarah. Yogyakarta: Ombak. Anderson, Lorin W. Dan David R.
Krathwohl. 2010. Kerangka Landasan Untuk Pembelajaran. Pengajaran, dan Assesmen Revisi Taksonomi Pendidikan Bloom. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Basri, Hasan. 2015. Paradigma Baru Sistem Pembelajaran. Bandung: Pustaka Setia.
Hadisutjipto. 2009. Gedung Stovia Sebagai Cagar Sejarah. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata: Direktorat Jendral Sejarah dan Purbakala Museum Kebangkitan Nasional.
Miles, Matthew B. dan A. Michael Huberman. 2014. Analisis Data Kualitatif “Buku Sumber Tentang Metode-Metode Baru”. Jakarta: UI Press.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 66 Tahun 2015 Tentang Museum
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi yang tercantum dalam lampiran-lampiran
Sumanto. 2014. Teori dan Aplikasi Metode Penelitian. Jakarta: Center of Academic Publishing Service.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










1_(1)1.png)









