PENGARUHNYA CIRCUIT TRAINING TERHADAP KELINCAHAN DALAM OLAHRAGA KARATE ALIRAN KKI DOJO DARUL ULUM BANDA ACEH TAHUN 2009/2010
DOI:
https://doi.org/10.46244/visipena.v1i2.30Keywords:
Circuit Training, Olahraga, Karate, DojoAbstract
Dalam permainan olahraga karate, unsur kelincahan sangat diperlukan seorang atlet untuk mengantisipasi serangan-serangan lawan. Dengan kelincahan yang baik memungkinkan seorang pemain untuk dapat bergerak kesemua arah dengan cepat untuk membangun strategi serangan dan menyelamatkan diri dari serangan lawan. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh data yang konkrit tentang pengaruh circuit training terhadap kelincahan, mengingat kelincahan tahan yang baik yang sangat mempengaruhi prestasi seorang atlet dalam cabang olahraga Karate. Latihan sirkuit merupakan salah satu bentuk latihan fisik yang dapat meningkatkan kelincahan serta kemampuan fisik seseorang secara keseluruhan.
Downloads
References
Arief Prihatono, 1994. Pembinaan Kondisi Fisik Karate. Dolo CV. Aneka.
Arikunto, Suharsimi, (1996). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktis. PT. Bina Aksara: Jakarta.
Bachle. Thomas R., (1997). Latihan Beban, Kiat Menuju Sukses. CV. Angkasa Raya: Jakarta.
Baley. A. James. 1986. Pedoman Atlet, Teknik Peningkatan Ketangkasan dan Stamina. Dahara Priza: Semarang.
Balsom, (1992), Physical Activity, Fitness and Heath. Kongwood: South Australia.
Bompa. TO, (1994), Theory and Methodology of Training. Ist-Ed, Kendell/Hnt Publishing Company: Lowa.
Bowers, RW, Fox. E.L, (1992), Sport Physiology, 3th Ed. By W.M.C.Brown Publishiners: USA.
Brooks. GA, Fahey. TD, (1984), Exercise Physiology, Human Bioenergetics and its Applications, Mac-Millan Publishing Company: New York.
Fox. EL, (1993), The Physiologycal Basics of Physical Education and Athletics, Sounders Colledge Publish: New York.
Hakkinen, K, (1993), Neuromusculer Fatique and Recovery in Male and Female, Athletes During Heavy Resistance Exercise: J. Sports Met.
Harsono (1988), Coaching dan Aspek-aspek Psikologis dalam Coaching, Dekdikbud P2LPTK: Jakarta.
Hazeldine, S.Ag, (1989), Fitness For Sport, The Crowood Press: Ramsbury Marlborugh.
Ispardjadi, (1989). Pengantar Statistik Pendidikan. P2LPTK. Ditjen Dikti: Jakarta.
Josef Nossek, 1992. General Theory of Training. Logos Pari Africa Press. Ltd.
Lutan, Rusli, dkk. (1992). Manusia dan Olahraga. ITB & IKIP/FPOK: Bandung.
Nazir, Muhammad, (1988). Metode Penelitian. Ghalia Indonesia: Jakarta.
Pasaribu, (1983), Proses Belajar Mengajar Atletik, Bandung.
Praktiknya. Ahmad W. (1986). Dasar-dasar Metodologi Penelitian Kedokteran dan Kesehatan. CV. Rajawali: Jakarta.
Sajoto. Muhammad, (1988). Peningkatan dan Pembinaan Kekuatan Kondisi Fisik dalam Olahraga, Dahara Prize: Jakarta.
Soeharno HP. 1985. Ilmu Kepelatihan Olahraga. Yogyakarta. FPOK.
Sudjana, (1989), Metode Statistika, Edisi 4, Tarsito: Bandung.
Sumosardjuno, Sadoso. (1990). Pengetahuan Praktis Kesehatan dalam Olahraga. PT. Gramedia: Jakarta.
Surachmad, Winarno, (1986), Pengantar Penelitian Ilmiah Dasar, Metoda dan Teknik, Tarsito: Bandung.
Suryabrata, Sumadi. (1994). Metode Research. PT. Gramedia: Jakarta.
Wirjasantosa, (1984), Supervisi Pendidikan Olahraga, Universitas Indonesia, Jakarta
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










1_(1)1.png)









