METAKOGNISI : ADAKAH PERBEDAAN SISWA MELANKOLIS DAN KOLERIS ?

  • Dani Hanifatuzzahra Universitas Ahmad Dahlan
  • Harina Fitriyani Universitas Ahmad Dahlan
Keywords: Metacognition, Melancholic, Choleric, Levels of Metacognition

Abstract

This study aims to obtain an overview of the characteristics and levels of metacognitive ability of junior high school students as seen from the melancholic and choleric personality types according to Hippocrates-Galenus. The results of this study are expected to be used as consideration for teachers in designing mathematics lessons that pay attention to personality types and students' metacognitive processes. A qualitative descriptive approach was chosen to answer the research objectives. At the same time, the research subjects were two grade VII students with melancholic and choleric personality types in one of the Muhammadiyah Junior High Schools in Jepara. The purposive sampling technique used in this research to subject selection. Data collection techniques used personality type questionnaires, metacognition tests, and interviews. Data analysis used three steps, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that melancholic and choleric students had different characteristics and levels of metacognition. Melancholic students are at the metacognitive level between tacit use and aware use, while the rest of the cholerics are at the tacit use metacognition level.

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang karakteristik dan jenjang kemampuan metakognisi siswa SMP yang dilihat dari tipe kepribadian melankolis dan koleris menurut Hippocrates-Galenus. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan guru dalam mendesain pembelajaran matematika yang memperhatikan tipe kepribadian dan proses metakognisi siswa. Pendekatan deskriptif kualitatif dipilih untuk menjawab tujuan penelitian. Sedangkan subjek penelitian adalah dua orang siswa kelas VII yang bertipe kepribadian melankolis dan koleris di salah satu SMP Muhammadiyah di Jepara. Adapun teknik pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket tipe kepribadian, tes metakognisi, dan wawancara. Analisis data menggunakan tiga langkah yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa melankolis dan koleris memiliki karakteristik dan jenjang metakognisi berbeda. Siswa melankolis berada pada jenjang metakognisi antara tacit use dan aware use, sedangkan sisa koleris berada pada jenjang metakognisi tacit use.

Kata Kunci: Metakognisi, Melankolis, Koleris, Jenjang Metakognisi

References

Anggraeni, R. and Herdiman, I. (2018) ‘Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa SMP pada Materi Lingkaran Berbentuk Soal Kontekstual Ditinjau dari Gender’, Jurnal Numeracy, 5(April), pp. 19–28.

Bulu, V. R., Budiyono and Slamet, I. (2015) ‘Kesulitan Metakognisi Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika pada Materi Peluang Ditinjau dari Tipe Kepribadian Tipologi Hippocrates – Galenus Kelas XI MIA 1 SMA Negeri I SOE’, Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, 3(9), pp. 970–984. Available at: http://www.jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/s2math.

Burte, H. et al. (2020) ‘Elementary teachers’ attitudes and beliefs about spatial thinking and mathematics’, Cognitive Research: Principles and Implications, 5(1). doi: 10.1186/s41235-020-00221-w.

Flavell, J. H. (1979) ‘Metacognition and COgnitive Monitoring’, American Psychologist, 34(10), pp. 906–911. doi: 10.1093/nq/CLVII.dec14.424-a.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2016) ‘Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan’, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kholid, M. N. and Lestari, N. P. (2019) ‘Metakognitif Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Berbasis PISA pada Konten Change and Relationship’, in Prosiding Seminar Nasional MIPA 2018, p. 121.

Mayasari, D., Utomo, D. P. and Cholily, Y. M. (2019) ‘Analisis Metakognisi Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Tipe Kepribadian Hipocrates’, Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika, 3(1), pp. 34–39. Available at: http://journal2.um.ac.id/index.php/jkpm.

Miles, M., Huberman, M. and Saldaña, J. (2014) Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook Thousand Oaks, CA: Sage. 3rd edn.

Nugrahaningsih, T. K. (2011) Profil Metakognisi Siswa Kelas Akselerasi dan Non Akselerasi SMA dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Perbedaan Gender. Universitas Negeri Surabaya.

Nugraheni, H. and Ratu, N. (2018) ‘Analisis Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Menyelesaikansoal Open-Ended pada Materi Bangun Datar Segi Empat’, Jurnal Numeracy, 5(2), pp. 119–133.

Nurmalasari, L. R., Winarso, W. and Nurhayat, E. (2015) ‘The Influences Of Metacognition On Mathematic Learning Outcome At SMPN 2 Leuwimunding’, Nusantara of Research, 02(02), pp. 133–147. Available at: http://efektor.unpkediri.ac.id.

Oktaviyanthi, R. (2011) Profil Daya Matematis Siswa ditinjau dari Kecenderungan Kepribadian. UNESA.

Purnaningsih, N. E. and Siswono, T. Y. E. (2014) ‘Profil Metakognisi Siswa Dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau Berdasarkan Tipe Kepribadian Koleris Dan Phlegmatis’, Mathedunesa: Ilmiah Pendidikan Matematika, 3(3), pp. 152–159.

Rokhima, N. and Fitriyani, H. (2018) ‘Student’s Metacognition : Do Intrapersonal Intelligent Make Any Difference ?’, Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(2). Available at: http://journal.institutpendidikan.ac.id/index.php/mosharafa.

Ruzi, F. and Muzakir, U. (2015) ‘Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Problem Posing terhadap Kemampuan Representasi Matematika Siswa Pada Materi Bangun Datar Segiempat’, Jurnal Numeracy, 2(1), pp. 1–12.

Setyadi, D. (2018) ‘Proses Metakognisi Mahasiswa dalam Memecahkan Masalah Matematika (Studi Kasus Pada Mahasiswa Pendidikan Matematika UKSW)’, Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 9(1), pp. 93–99.

Setyawati, E., Susilawati, S. and Sulisworo, D. (2019) ‘Analysis of metacognition difficulties in problem-solving static fluid material in term of Hippocrates – Galenus personality type’, Indonesian Review of Physics, 1(2), p. 42. doi: 10.12928/irip.v1i2.780.

Suryabrata, S. (2015) Psikologi Kepribadian. Jakarta: Rajawali Press.

Tohir, M. (2019) ‘Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Olimpiade Matematika Berdasarkan Level Metakognisi’, Alifmatika: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, 1(1), pp. 1–14. doi: 10.35316/alifmatika.2019.v1i1.1-14.

Zulyanty, M., Yuwono, I. and Muksar, M. (2017) ‘Metakognisi Siswa Dengan Gaya Belajar Introvert Dalam Memecahkan Masalah Matematika’, Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika, 1(1), pp. 64–71.

Article Metrics
Abstract views: 78
pdf downloads: 77
Published
2021-07-02
How to Cite
Dani Hanifatuzzahra, & Harina Fitriyani. (2021). METAKOGNISI : ADAKAH PERBEDAAN SISWA MELANKOLIS DAN KOLERIS ?. Numeracy, 8(1), 73-82. https://doi.org/10.46244/numeracy.v8i1.1348
Section
Articles