PENGUATAN NILAI MODERASI BERAGAMA MELALUI LITERASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) UNTUK MEMBANGUN KARAKTER TOLERAN DAN BIJAK BERMEDIA
DOI:
https://doi.org/10.46244/jipot.v2i1.4089Keywords:
kecerdasan artifisial, moderasi beragama, literasi digital, toleransi, media sosialAbstract
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah cara peserta didik memperoleh informasi dan berinteraksi di ruang digital. Namun, rendahnya pemahaman mengenai etika penggunaan AI dan nilai-nilai moderasi beragama berpotensi meningkatkan intoleransi, penyebaran hoaks, serta polarisasi di media sosial. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat nilai moderasi beragama melalui literasi Artificial Intelligence untuk membangun karakter toleran dan bijak bermedia pada peserta didik di SMAN 1 Banda Aceh. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui seminar, lokakarya, diskusi kelompok, simulasi, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test, post-test, angket, dan lembar observasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta didik terhadap etika penggunaan AI, literasi digital, serta prinsip-prinsip moderasi beragama. Peserta juga menunjukkan peningkatan sikap toleransi, kemampuan berpikir kritis, dan perilaku yang lebih bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Program ini berkontribusi terhadap penguatan karakter peserta didik di era kecerdasan artifisial.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Iqbal, Hanif Maulana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















