ANALISIS KEKELIRUAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL KALKULUS PADA MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA
DOI:
https://doi.org/10.46244/numeracy.v4i2.261Keywords:
Categories of Errors and CalculusAbstract
This research is intended to analyze what errors students do in understanding the calculus and causal factors in understanding the calculus in Mathematics Education students. This research uses descriptive method with qualitative approach. The subject of the research is the second semester students of Mathematics Education. The results showed inner kinship. The error is as follows: 1) The error in the sense of integral basic notion; 2) The error in calculating integral indeterminate and integral by using substitution integral; 3) The error in calculating the partial integral and integral trigonometric substitution; And 4) The error in calculating the area and volume of the rotary object by using. The causes of student error in completing the test of integral material mastery are as follows: 1) the student can not distinguish which integral of course and where the integral is indeterminate; 2) students are mistaken in factoring and derivation; 3) erroneous in the concept of partial integral and trigonometric identity properties; And 4) it is erroneous to calculate the area of the integral region above the x-axis and to err in determining the volume of rotating objects rotated as far as 3600 against the x-axis on.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kekeliruan apa saja yang dilakukan mahasiswa dalam memahami kalkulus dan faktor penyebab kekeliruan dalam memahami kalkulus pada mahasiswa Pendidikan Matematika. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester II Pendidikan Matematika. Hasil penelitian menyatakan umumnya mahasiswa mengalami kekeliruan dalam menyelesaikan tes penguasaan materi integral. Kekeliruan tersebut adalah sebagai berikut: 1) Kekeliruan dalam memahami pengertian dasar integral; 2) Kekeliruan dalam menghitung integral tak tentu dan integral tentu dengan mengunakan integral subsitusi; 3) Kekeliruan dalam menghitung integral parsial dan integral subsitusi trigonometri; dan 4) Kekeliruan dalam menghitung luas daerah dan volume benda putar dengan mengunakan integral tentu. Adapun penyebab kekeliruan mahasiswa dalam menyelesaikan tes penguasaan materi integral adalah sebagai berikut: 1) mahasiswa tidak dapat membedakan mana integral tentu dan mana integral tak tentu; 2) mahasiswa keliru dalam pemfaktoran dan turunan; 3) keliru dalam konsep integral parsial dan sifat-sifat indentitas trigonometri; dan 4) keliru dalam menghitung luas daerah integral yang berada diatas sumbu x dan keliru dalam menentukan volume benda putar yang diputar sejauh 3600 terhadap sumbu x pada integral tentu.
Kata kunci: Kategori kekeliruan dan kalkulus
References
Abidin, Zainal. 2012. Analisis Kesalahan Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah IAIN Arraniry dalam Mata Kuliah Trigonometri dan Kalkulus I. Jurnal ilmiah didaktika Vol XIII.
Al-Kadiri,Nizar. 2009. Kemampuan Awal siswa. Edukasi Kompasiana,. http://edukasi.kompasiana.com/2009/12/22/kemampuan-awal-siswa/(diakses13 Agustus 2010).
Astuti, Puji Erni. 2006. Identifikasi Kesalahan dalam Menyelesaikan Ujian Tengah dan Akhir Semester Mata Kuliah Kalkulus Lanjut pada Mahasiswa Semester III Program Studi Pendidikan Matematika. Skripsi UMP.
Black, Paul and Dylan Wiliam. 1998. “Inside the Black Box: Raising StandardsThrough Classroom Assessment”.Phi Delta Kappa International Journal, http://blog.discoveryeducation.com/assessment/files/2009/02/blackbox_article.pdf (akses: 19 Januari 2011).
Bogdan, Robert C and Biklen, Sari Knopp. 1993. Qualitative research for Education: An Intruction to Theory and Methods. Boston : Allyn and Bacon
Mutakin. 2015. Analisis Kesulitan Belajar Kalkulus I Mahasiswa Teknik Informatika. Jurnal Formatif. ISSN :2088-351X.
Normandiri. 2012. Matematika Untuk SMA Kelas III. Jakarta : Erlangga.
Sanjaya, Wina. 2013. Penelitian Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Slamento. 1991. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta : Bina Aksara.
Soedjadi, R. 2000. Kiat Belajar Matematika di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan tinggi.
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.Cetakan ke-17. Bandung: Alfabeta.
Supardi U.S. dan Leonard. 2010. Menakar keberhasilan pelaksanaan kebijakan sekolah gratis di DKI Jakarta. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan LIPI, 3(8), 268-285.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Proposed Policy for Journals That Offer Open Access Authors who publish with Numeracy Journal agree to the following terms
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

.png)














