KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN KEMANDIRIAN BELAJAR MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER

  • Afnan Afnan Universitas Syiah Kuala
  • M. Ikhsan Universitas Syiah Kuala
  • M. Duskri Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
Keywords: Treffinger, The Ability Of Creative Thinking, Independence Of Learning

Abstract

Creative thinking is one kind of thinking (thinking) that directs getting insight (insight) recently, a new approach, a new perspective, or a new way of resolving problems. In addition to creative thinking ability factor, factor of independence is also very important in developing the students ' ability. Independence study is an effort being made to do the learning process independently on the basis urge myself to understand a problem at hand. One of the efforts to cultivate creative thinking ability and independence student learning is done through the application of the learning model Treffinger. The purpose of this study was to describe the ability of the creative thinking and independence of learning through the application of the learning model Treffinger. This research uses qualitative descriptive method. The subject of this study, namely six grade VII-5 MTsN Tungkop Aceh Besar. Research instrument is the interview conducted researchers based on a test of the ability of creative thinking. An examination of the validity data is done by triangulation of the time. Data analysis is conducted through several stages of data reduction, i.e., the presentation of data, and the withdrawal conclusion. The research results obtained that; (1) the ability of the creative thinking of students through the learning progression treffinger's model. The results obtained from the selected students to six, four students are able to measure indicators of creative thinking. (2) Independence of learning of students in solving problems through learning model Treffinger, has fully met the criteria students almost entirely standalone learning.

Abstrak

Berpikir kreatif merupakan salah satu jenis berpikir (thinking) yang mengarahkan diperolehnya wawasan (insight) baru, pendekatan baru, perspektif baru, atau cara baru dalam menyelesaikan masalah. Disamping faktor kemampuan berpikir kreatif, faktor kemandirian juga sangat penting dalam mengembangkan kemampuan siswa. Kemandirian belajar merupakan suatu usaha yang dilakukan untuk melakukan proses pembelajaran secara mandiri atas dasar dorongan diri sendiri untuk memahami suatu permasalahan yang dihadapi. Salah satu upaya untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian belajar siswa dilakukan melalui penerapan model pembelajaran Treffinger. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian belajar melalui penerapan model pembelajaran Treffinger. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu enam siswa kelas VII-5 MTsN Tungkop Aceh Besar. Instrumen penelitian adalah wawancara yang dilakukan peneliti berdasarkan tes kemampuan berpikir kreatif. Pemeriksaan validitas data dilakukan dengan triangulasi waktu. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahap yakni, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa; (1) kemampuan berpikir kreatif siswa melalui model pembelajaran treffinger mengalami perkembangan. Hasil yang diperoleh dari ke enam siswa yang dipilih, empat siswa mampu mengukur indikator berpikir kreatif. (2) Kemandirian belajar siswa dalam menyelesaikan masalah melalui model pembelajaran Treffinger, secara kesuluruhan hampir seluruhnya siswa memenuhi kriteria kemandirian belajar.

Kata Kunci : Treffinger, Kemampuan Berpikir Kreatif, Kemandirian Belajar

References

Afgani, Jarnawi. (2011). Analisis Kurikulum Matematika. Jakarta: Universitas Terbuka.

Creswell, J. W. (2016). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta : Pustaka Pelajaran.

Moleong, L. J. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. (Cetakan 32) Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Muliyani, M., Leny, L., & Suharto,B. (2017) pengaruh Model Pembelajaran Treffinger terhadap kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar hidrolisis garam siswa kelas XI IPA SMAN 5 Banjarmasin Tahun Pelajaran 2016/2017. Journal Of Chemistry And Education, 1(1), 86-92

Ngalimun. (2012). Strategi dan Model Pembelajaran. Banjarmasin: Aswaja Pressindo

Robinson, J. R. (2011). Webster’s Dictionary Definitions of Creativity. Journal of Workforce Education and Development. 3(2), 34-47.

Rusman. (2010). Model-model pembelajaran (Mengembangkan Profesionalisme Guru Edisi Kedua). Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Saefullah. A, Siahaan.P, Sari. M. I. (2013). Hubungan antar sikap kemandirian belajar dan prestasi belajar siswa kelas x pada pembelajaran fisika berbasis portopolio. 1(1), 60-68.

Sudarma, M. (2013). Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kreatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Zarkasyi, W. (2015). Penelitian pendidikan Matematika. Bandung : Refika Aditama.

Article Metrics
Abstract views: 74
pdf downloads: 63
Published
2020-04-30
How to Cite
Afnan, A., M. Ikhsan, & M. Duskri. (2020). KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN KEMANDIRIAN BELAJAR MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER. Numeracy, 7(1), 123-136. https://doi.org/10.46244/numeracy.v7i1.1037
Section
Articles