EFEKTIFITAS PENERAPAN PENDEKATAN OPEN ENDED UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI DIMENSI TIGA DI SMA NEGERI 1 UNGGUL BAITUSSALAM
DOI:
https://doi.org/10.46244/numeracy.v3i1.201Keywords:
Pendekatan Open Ended, Kreativitas Belajar, Kemampuan Pemecahkan Masalah MatematikaAbstract
Banyak problematika yang ditemukan dalam pembelajaran matematika seperti rendahnya prestasi, kreatifitas dan kemampuan pemecahan masalah matematika merupakan akibat dari penggunaan pendekatan pembelajaran kurang tepat. Beragam pendekatan sebenarnya dapat diterapkan, salahsatunya adalah pendekatan Open-ended yaitu sebuah pendekatan yang menggunakan masalah matematika yang dirumuskan sedemikin rupa sehingga memiliki solusi yang ganda atau beragam. Pembelajaran Open Ended lebih mementingkan proses dari pada produk yang akan membentuk pola pikir dan ragam berpikir sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Metode yang digunakan untuk penelitian ini berupa Pretest-Posttest Control Group Design dengan populasinya adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Unggul Baitussalam dan sebagai sampelnya adalah kelas X2 dan X3, di mana siswa kelas X2 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X3 sebagai kelas konvensional. Untuk mendapatkan data penelitian, dilakukan dengan observasi aktivitas siswa, observasi kemampuan guru, angket respon siswa, dan teskemampuan pemecahan masalah siswa. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan persentase sesuai dengan kriteria keefektifan yang telah ditentukan dan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Open Ended efektif digunakan untuk mengajar pada materi sudut di kelas X2 SMA Negeri 1 Unggul Baitussalam dan berdasarkan pengujian hipotesis pada taraf signifikan α = 0,05 dan derajat kebebasan (dk) = 41 diperoleh thitung = 3,7067 dan ttabel = 1,67 sehingga thitung > t(1α ) yaitu 3,7067 > 1,67, dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajarkan dengan menggunakan pendekatan Open Ended efektif dari pada kemampuan pemacahan masalah siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional pada materi sudut, hal ini juga ditunjukkan oleh hasil dari lembar observasi, lembar respon siswa, dan hasi tes yang diperoleh siswa yang telah mencapai ketuntasan belajar sebesar 90,47 %.
References
Domas, J. 2013. Berpikir Kritis dan Berpikir Kreatif Menurut Para Ahli.
Hudojo, H. 1990. Strategi Mengajar Belajar Matematika. Malang: IKIP Malang.
Kasah, E. G. 2012. “Upaya Guru Meningkatkan Kemampuan Koneksi dan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Melalui Pendekatan Open Ended”. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Volume 18 No. 3. Hal 266-268.
Rita, F. F. 2010. “Penerapan Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Open Ended Berlatar Belakang Kooperatif pada Operasi Hitung Bilangan Bulat Siswa Kelas V SDN Kampung Dalem 5 Kediri Tahun Ajaran 2009-2010”. Jurnal.
Saeful, I. M. 2011. Penerapan Pendekatan Open Ended untuk Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Luas Bangun Datar Tak Beraturan. Jurnal.
Slamet. 2014. Master Matematika (Langsung Pinter). Jakarta: Wahyumedia.
Sudjana. 2002. Metoda Statistik. Bandung: Tarsito.
Sugiyono. 2011. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Proposed Policy for Journals That Offer Open Access Authors who publish with Numeracy Journal agree to the following terms
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

.png)














