GERAKAN SADAR ASI EKSULUSIF DI DESA MUARA SOMPOI
DOI:
https://doi.org/10.46244/jipot.v1i2.4125Keywords:
Desa Terpencil, Edukasi Kesehatan, Kalimantan Tengah, Pemberdayaan Masyarakat, Pengetahuan IbuAbstract
Cakupan pemberian ASI eksklusif di Provinsi Kalimantan Tengah masih tergolong rendah dan berada di bawah rata-rata capaian nasional, sementara Desa Muara Sompoi, Kabupaten Murung Raya, menghadapi keterbatasan akses informasi kesehatan akibat kondisi geografis yang terpencil serta minimnya paparan edukasi gizi bagi ibu hamil dan menyusui. Kondisi ini memperbesar risiko kegagalan pemberian ASI eksklusif yang berdampak pada tumbuh kembang bayi serta meningkatkan potensi kejadian gagal tumbuh (stunting) pada balita di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil serta ibu menyusui mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif melalui program pengabdian kepada masyarakat bertajuk "Gerakan Sadar ASI Eksklusif". Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan demonstrasi praktik menyusui, menggunakan desain evaluasi satu kelompok dengan penilaian awal dan akhir (pretest-posttest) terhadap 24 peserta. Data dianalisis secara deskriptif dan diuji menggunakan statistik nonparametrik. Tingkat pengetahuan peserta meningkat signifikan, dengan kategori pengetahuan baik naik dari 16,7 persen menjadi 75,0 persen (p<0,05), sedangkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 5,8 menjadi 8,6. Edukasi berbasis komunitas terbukti efektif meningkatkan pemahaman masyarakat perdesaan tentang ASI eksklusif, namun keberlanjutannya memerlukan dukungan aktif dari keluarga, kader kesehatan, serta layanan kesehatan setempat secara terintegrasi dan berkesinambungan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fatmawaty Amir Tangke, Riska Mila Valentina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















